Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Public Expose

ADHI Putar Otak: Jual Aset, Rapikan Utang

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 08:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) tengah merapikan struktur keuangannya di tengah tekanan arus kas dan penurunan ekuitas. Salah satu langkah yang disiapkan adalah melepas sejumlah aset untuk mendapatkan dana segar.

Direktur Keuangan ADHI Bani Iqbal mengatakan dana dari divestasi tidak hanya akan diarahkan untuk kebutuhan modal kerja, tetapi juga membayar kewajiban kepada subkontraktor, vendor, dan kreditur.

Langkah tersebut merupakan bagian dari program streamlining dan restrukturisasi keuangan yang mulai dijalankan pada 2026 dan akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.


"Kita juga melakukan penguatan modal kerja atas aset kita yang cukup potensial untuk dilikuidasi, di tahun 2026 dan seterusnya. Di mana nanti hasil divestasi aset ini tidak hanya modal-modal kerja, tetapi juga untuk menyelesaikan kewajiban-kewajiban kepada subkon vendor maupun kreditur," ujar Bani dalam Public Expose Live 2026, Rabu 9 September 2026.

Selain menjual aset, perseroan berencana melakukan reprofiling pinjaman perbankan dan obligasi. Kombinasi restrukturisasi utang dan divestasi tersebut diharapkan memperbaiki ruang gerak keuangan ADHI.

Tekanan likuiditas terlihat dari arus kas operasi yang masih negatif Rp750 miliar pada kuartal II-2026, jauh lebih besar dibandingkan defisit Rp180 miliar setahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, aset ADHI menyusut 19,9 persen menjadi Rp27,53 triliun, sedangkan ekuitas terpangkas 65,8 persen menjadi Rp3,31 triliun. Kondisi itu membuat DER total melonjak dari 2,55 kali menjadi 7,30 kali.

Meski demikian, rasio DER berdasarkan interest-bearing debt (IBD) masih berada di level 2,42 kali, di bawah batas covenant 3,50 kali.

Menariknya, tekanan keuangan tersebut belum sepenuhnya tercermin pada profitabilitas operasional. Pendapatan kuartal II-2026 memang turun 18,4 persen menjadi Rp3,11 triliun, tetapi EBITDA meningkat 28,1 persen menjadi Rp551,64 miliar.

Laba bersih pun tumbuh 12,6 persen menjadi Rp8,49 miliar dari Rp7,54 miliar pada kuartal II-2025.

Direktur Operasi I ADHI Karya Harimawan mengatakan persoalan pembayaran kepada mitra kerja masih berkaitan dengan kondisi kas perseroan.

"Secara tenggat waktu memang agaknya menjadi permasalahan di kita, tetapi kondisi kas kita harapkan bisa segera membaik," katanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya