Sesi diskusi dalam rangkaian Lampung Financial Festival 2026. (Foto: Dok. BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendorong generasi muda meningkatkan kecakapan mengelola keuangan di tengah pesatnya perkembangan layanan finansial digital.
Pesan tersebut disampaikan BNI dalam rangkaian Lampung Financial Festival 2026 yang digelar di Novotel Bandar Lampung, Minggu, 6 September 2026. Dalam sesi Business Talks – Panel Discussion 1: The Bankers, Regional CEO BNI Wilayah 03 Bagus Ardani Sutoyo membahas kesiapan generasi muda menghadapi perubahan ekonomi dan keuangan di era digital.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kemudahan transaksi digital harus diimbangi dengan kedisiplinan dalam mengelola keuangan.
“ Biasakan menyisihkan dana untuk tabungan sejak menerima penghasilan, menyiapkan dana darurat, dan menggunakan utang secara bijak agar tidak mengganggu kebutuhan utama,” ujar Okki dikutip Senin, 7 September 2026.
Menurutnya, generasi muda juga perlu memahami produk dan layanan keuangan sebelum menggunakannya. Pemahaman tersebut mencakup manfaat, risiko, hingga kesesuaian produk dengan kondisi dan tujuan finansial masing-masing.
Dengan demikian, keputusan keuangan tidak semata-mata didasarkan pada kemudahan akses, tetapi juga kebutuhan dan rencana jangka panjang.
Selain diskusi panel, BNI memberikan edukasi melalui
educational class mengenai pengelolaan keuangan di tengah meningkatnya aktivitas digital.
Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga data pribadi dan informasi perbankan, mengenali modus penipuan, serta memastikan setiap informasi maupun tawaran keuangan berasal dari sumber resmi.
“BNI mendukung peningkatan literasi keuangan generasi muda melalui produk dan program yang membantu membangun kebiasaan menabung sejak dini, mulai dari Taplus Anak, Taplus Muda, hingga wondrZ yang memungkinkan anak belajar mengelola keuangan dengan pengawasan orang tua,” kata Okki.
Dukungan tersebut turut diperkuat melalui fitur Life Goals di wondr serta program edukasi langsung melalui BNI Goes to School. Okki menilai literasi keuangan dan digital menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perubahan ekonomi yang semakin cepat.
Kemampuan mengelola keuangan secara sehat diyakini dapat membantu generasi muda memanfaatkan peluang ekonomi sekaligus menjaga ketahanan finansial.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan literasi dan inklusi keuangan serta pemanfaatan layanan digital secara bertanggung jawab.
BNI meyakini kombinasi pengelolaan keuangan yang sehat, literasi digital, dan kemauan untuk terus belajar dapat menjadi fondasi bagi generasi muda dalam membangun kemandirian finansial sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.