Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Nusantara

Erupsi Anak Krakatau, Purbaya Siap Tambah Dana Bencana

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah memastikan anggaran penanganan bencana dapat ditambah jika dana yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada aktivitas penerbangan. Sebaran abu vulkanik membuat sejumlah bandara masih ditutup sementara.

Menurut Purbaya, penanganan bencana mendapat perlakuan khusus dalam penganggaran negara. Sebab, dana tersebut diperuntukkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.


"Akan ada (tambahan), kalau itu tergantung permintaan dari BNPB. Jadi kalau minta, kita lihat. Jadi kalau untuk bencana, treatment-nya beda, itu bukan untuk foya-foya, untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh masyarakat kita," kata Purbaya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin 7 September 2026.

Purbaya mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kini belum mengajukan tambahan anggaran. BNPB, kata Purbaya saat ini masih memiliki dana siap pakai hampir Rp1 triliun untuk penanganan bencana.

"Dia punya hampir Rp1 triliun kan yang ready. Terus ditambah lagi nanti dengan kalau ada permintaan, ya kita tambah," jelasnya.

Purbaya memastikan pemerintah tidak menetapkan batas maksimal khusus untuk anggaran penanganan bencana. Besaran dana akan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan penanganan di lapangan.

"Enggak ada untuk bencana, apalagi bencana besarnya. Mudah-mudahan enggak ada bencana lagi, ya. Kita siapkan uang cukup," beber Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya juga mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk BNPB sebagai dana antisipasi penanganan bencana selama satu tahun.

Dana tersebut dapat digunakan terlebih dahulu ketika terjadi bencana. Apabila kebutuhan penanganan melebihi anggaran yang tersedia, pemerintah dapat menambah pendanaan melalui mekanisme yang berlaku.

"BNPB itu biasanya kita siapin Rp5 triliun untuk jaga-jaga bencana setahun. Nanti kalau kurang ditambah lagi. Karena ini kan bencana beda hitungannya," sebut Purbaya di kompleks Kementerian Keuangan, Jumat 28 Agustus 2026 lalu.

Namun, Purbaya menjelaskan anggaran Rp5 triliun tersebut tidak diperuntukkan bagi kebutuhan rekonstruksi pascabencana, seperti pembangunan kembali bangunan yang mengalami kerusakan.

Untuk kebutuhan tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran tersendiri. Purbaya mencontohkan pemerintah menyediakan sekitar Rp101 triliun untuk penanganan dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Sebagai informasi, pagu anggaran BNPB dalam APBN 2026 sebelumnya ditetapkan sebesar Rp491 miliar. Anggaran tersebut kemudian mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp1,05 triliun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya