Berita

Kabidhumas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea (Foto: Istimewa)

Presisi

Polda Banten Imbau Warga Tak Panik Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 13:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Banten mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah pesisir Banten, tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyikapi aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada Level III atau Siaga.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea meminta masyarakat tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta mengikuti informasi dan arahan dari instansi resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ikuti informasi dan arahan dari instansi resmi, khususnya Badan Geologi, PVMBG, BPBD dan pemerintah daerah,” ujar Maruli dalam keterangan resmi pada Senin 7 September 2026.


Maruli juga mengingatkan masyarakat, wisatawan, dan pengunjung untuk mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan otoritas kebencanaan.

“Tenang bukan berarti mengabaikan kewaspadaan. Kami mengajak masyarakat tetap beraktivitas secara normal dengan memperhatikan perkembangan situasi dan ketentuan keselamatan. Jangan mendekati atau melakukan aktivitas di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya,” kata Maruli.

Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga perlu memperhatikan cara menangani abu vulkanik. Maruli menjelaskan, abu vulkanik memiliki sifat tajam dan abrasif yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan serta berpotensi merusak permukaan benda apabila dibersihkan dengan cara yang tidak tepat.

“Apabila terdapat abu vulkanik di sekitar rumah, kendaraan maupun lingkungan, gunakan alat pelindung diri seperti masker dan lindungi mata. Jangan langsung menyemprot abu dengan air karena abu yang bercampur air dapat menjadi lumpur yang mengeras dan menyumbat saluran,” jelas Maruli.

Masyarakat juga diimbau tidak menggunakan blower atau menyapu dengan cara yang membuat abu kembali beterbangan. Untuk membersihkan halaman, jalan, maupun genteng, abu sebaiknya dikumpulkan terlebih dahulu menggunakan sapu atau sekop secara hati-hati agar tidak menimbulkan debu, kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk dibuang.

Sementara untuk kendaraan, masyarakat disarankan tidak langsung mengelap abu dalam kondisi kering. Sifat abrasif abu vulkanik dapat menyebabkan goresan pada permukaan kendaraan. Abu sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu menggunakan air bertekanan sebelum kendaraan dicuci dengan sabun seperti biasa.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya