Berita

Ilustrasi penggunaan masker

Politik

Jangan Sampai Ada Pihak Getok Harga Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) bersama instansi terkait diminta memperketat pemantauan harga dan ketersediaan masker di pasaran.

Langkah ini penting guna mencegah kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak wajar di tengah dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Terkait adanya keluhan kenaikan harga masker, saya kira ini harus menjadi perhatian serius. Saya mendorong Dinas PPKUKM bersama instansi terkait melakukan pemantauan harga dan ketersediaan masker di pasaran," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, Senin, 7 September 2026.


Rany menegaskan, kondisi darurat tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk meraup keuntungan berlebihan. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, Pemprov DKI diminta mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jangan sampai situasi bencana atau kondisi darurat justru dimanfaatkan oleh oknum untuk mengambil keuntungan berlebihan," tegasnya.

Selain pengawasan harga, Rany mendorong Pemprov DKI memastikan stok masker yang sesuai untuk melindungi masyarakat dari paparan partikulat abu vulkanik tersedia dan mudah diperoleh. Ketersediaan masker menjadi bagian penting dari upaya perlindungan warga.

"Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan justru kesulitan mendapatkan masker karena stok terbatas," ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti informasi resmi pemerintah. Warga juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi kegiatan luar ruangan yang tidak mendesak, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan.

"Pesan saya kepada masyarakat, tetap tenang tetapi jangan lengah. Ikuti informasi resmi pemerintah, gunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah, kurangi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak, dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya