Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

Trump Ingin New Mexico Berganti Nama Jadi New America

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan gagasan kontroversial terkait perubahan nama wilayah. 

Kali ini, Trump mengusulkan agar negara bagian AS New Mexico berganti nama menjadi “New America”.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menilai nama baru tersebut akan memberikan kesan yang lebih bergengsi sekaligus mempertegas citra negara bagian itu.


“Banyak orang menyarankan untuk mengubah nama New Mexico... menjadi NEW AMERICA. Jauh lebih bergengsi dan indah bagi masyarakat di negara bagian yang berpotensi luar biasa itu. Wow, saya menyukainya!!" tulis Trump, dikutip Senin, 7 September 2026.

Gedung Putih kemudian mengunggah kembali gambar yang memperlihatkan kata “Mexico” dalam nama New Mexico dicoret dan diganti dengan “America”. 

Sejumlah laporan media AS menyebut gagasan tersebut bermula dari sebuah lelucon atau hoaks di internet.

Namun, Gubernur New Mexico Michelle Lujan Grisham dengan tegas menolak usulan tersebut. 

Kepada Fox News, dia mengatakan nama New Mexico memiliki akar sejarah yang jauh lebih panjang daripada keberadaan AS sebagai sebuah negara.

“Ini bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan, ini sudah menjadi milik kita bahkan sebelum Amerika Serikat berdiri," tegasnya. 

Lujan Grisham juga menuding Trump ingin mengalihkan perhatian orang Amerika dari sejumlah persoalan domestik, termasuk kenaikan harga bahan bakar yang tengah membebani masyarakat.

Usulan mengganti nama New Mexico tersebut menambah daftar kontroversi Trump terkait penamaan wilayah geografis. 

Sebelumnya, Trump mengganti nama Teluk Meksiko menjadi “Gulf of America” pada hari pertama kembali ke Gedung Putih pada 2025, meski ditolak Meksiko. 

Trump juga sempat mengusulkan nama “Trump Strait” untuk Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran, sebelum kemudian mengisyaratkan bahwa dirinya tidak serius dengan gagasan tersebut. 

Kanada pun menolak upaya Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi “Lake America”.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya