Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: RMOL)

Nusantara

Menkes Beri Tips Hadapi Abu Erupsi Anak Krakatau

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat yang berada di daerah terdampak abu vulkanik erupsi Anak Krakatau untuk tidak panik dan meningkatkan perlindungan diri.

Menkes meminta warga, terutama yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik, sebisa mungkin tetap berada di dalam rumah untuk menghindari paparan udara kotor yang dapat mengganggu saluran pernapasan.

“Jangan panik. Kalau bisa tinggal di rumah saja, tidak usah keluar sehingga tidak ada udara kotor yang masuk ke pernapasan kita,” ujar Menkes lewat video singkatnya di Instagram, Minggu, 6 September 2026.


Namun, bagi masyarakat yang terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, Menkes mengingatkan agar menggunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut. Ia mengutamakan penggunaan masker KN95.

“Kalau toh harus keluar, jangan lupa pakai masker, utamakan tipe KN95. Kalau tidak ada, cari apa pun masker yang ada, yang penting hidung dan mulut kita tertutup,” jelasnya.

Selain saluran pernapasan, Menkes juga meminta masyarakat melindungi mata dari paparan abu vulkanik. Partikel-partikel kecil yang terkandung dalam abu dapat mengganggu kesehatan mata.

“Yang kedua, kita juga harus melindungi mata. Pakailah kacamata. Abu ini ada partikel-partikel kecil yang bisa membuat mata kita terganggu,” katanya.

Masyarakat yang harus keluar rumah, lanjut Menkes, diminta tidak membiarkan mata tanpa perlindungan dan menggunakan kacamata yang tersedia.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan adalah cara membersihkan abu vulkanik. Menkes mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyapu abu dalam kondisi kering karena dapat membuat partikel abu kembali beterbangan dan terhirup.

“Kalau kita ingin membersihkan abu, jangan disapu saat kering. Harus disemprot, basahi dulu abu dengan air agar basah, supaya abunya tidak terbang ke mana-mana saat kita bersihkan,” tuturnya.

Setelah abu dalam kondisi basah dan lembap, masyarakat dapat membersihkannya dengan lebih aman.

Menkes menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan kondisi erupsi Anak Krakatau. Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat.

“Sekali lagi, jangan panik. Kemenkes akan berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk segera memberikan update terus,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya