Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

Trump Ancam Setop Perdagangan Jika The Fed Tak Turunkan Suku Bunga

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghentikan perdagangan dengan sejumlah negara mitra jika Federal Reserve (The Fed) tidak menurunkan suku bunga.

“Turunkan suku bunga atau saya akan berhenti berdagang dengan negara-negara yang mengalami defisit dengan kita, yang mana Mahkamah Agung AS, dalam keputusan Tarifnya yang menggelikan dan sangat mahal, dengan tegas mengakui bahwa 'Presiden' memiliki hak mutlak untuk melakukan hal tersebut," kata Trump dalam unggahan di Truth Social, dikutip Minggu, 6 September 2026. 

Menurutnya, langkah tersebut lebih baik dibandingkan menerapkan tarif terhadap negara-negara yang mengalami surplus perdagangan dengan Amerika Serikat.


“Ini lebih baik daripada tarif! Dewan Fed, dengan pemimpin barunya yang hebat, harus lebih cerdas - jadilah patriot untuk perubahan,” tegas Trump.

Defisit perdagangan terjadi ketika nilai impor suatu negara lebih besar dibandingkan ekspornya. AS mencatat defisit perdagangan terbesar dengan China, yakni lebih dari 200 miliar dolar AS pada tahun lalu, disusul Meksiko dan Vietnam. 

Secara keseluruhan, AS mencatat defisit perdagangan sebesar 1,2 triliun dolar AS dengan seluruh mitra dagangnya pada tahun yang sama.

Pernyataan Trump merespons laporan ketenagakerjaan Agustus menunjukkan perekonomian AS masih cukup kuat. 

Perusahaan-perusahaan AS menambah 162.000 pekerja pada Agustus, lebih dari dua kali lipat dari perkiraan ekonom. Kondisi tersebut justru membuka peluang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga guna merespons kekhawatiran inflasi.

Trump mengatakan dirinya berbicara dengan Ketua The Fed Kevin Warsh, yang dipilihnya untuk menggantikan Jerome Powell setelah sebelumnya berulang kali mendesak Powell memangkas suku bunga.

“Aku berbicara dengannya, ya,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office. 

Sementara itu, The Fed menolak berkomentar mengenai unggahan Trump.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya