Berita

Operasipemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Karhutla di Kawasan IKN, Titik Api Kategori Merah Berhasil Dipadamkan

LAPORAN: AWALUDDIN JALIL*
SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 17:16 WIB

 Operasi gabungan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan secara masif di kawasan Delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, pada Sabtu 5 September 2026.

Penanganan intensif ini mengombinasikan pengeboman air dari udara (water bombing) dan penyisiran tim darat untuk memastikan titik api tidak meluas ke area pemukiman maupun kawasan inti pembangunan.

Satu unit helikopter H-225M Caracal dari Skadron 8 Lanud Atang Sandjaja, Bogor, dikerahkan dari Baseops Pangkalan Udara Dhomber Balikpapan atas permintaan Otorita IKN melalui BNPB. 


Helikopter tersebut mengambil sekitar dua ton air per pasokan dari void (lubang) bekas tambang di sekitar lokasi untuk mengguyur titik-titik api utama.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Sumadilaga, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan lima lokasi prioritas utama penanganan Karhutla, yakni kawasan Bukit Tengkorak, Bukit Merdeka di tepi jalan nasional lama, area sekitar Jalan Tol KM 49 hingga KM 50, serta kawasan Wonotirto.

"Sejak awal kami sudah mengidentifikasi beberapa titik api. Perkembangannya dari jam ke jam dinamis, sehingga saat penerbangan mana yang menjadi prioritas terlihat secara visual," ujar Danis.

Sementara itu, Komandan Lanud Dhomber Balikpapan, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, menyampaikan bahwa evaluasi pengeboman udara menunjukkan hasil positif meski tetap memerlukan penyesuaian data lapangan.

"Hari ini sudah bisa terlaksana dua sorti. Dari rekaman hasil pengeboman atau water bombing, titik-titik api saat ini terpantau untuk yang merah, artinya dengan tingkat kepercayaan paling tinggi, sudah kosong di wilayah IKN," jelasnya.

Di sisi darat, pemadaman dipimpin langsung oleh Dandim 0913/PPU, Letkol Inf. Fandy Satria, dengan mengerahkan personil Satgas Gabungan dari unsur Kodim 0913/PPU, Polres PPU, BPBD PPU, dan Otorita IKN. 

Tim darat menyisir sisa-sisa api menggunakan armada mobil pemadam kebakaran (Damkar) serta metode manual untuk menjangkau lokasi berkontur sulit.

Sinergi penuh antara Satgas Darat dan tim udara ini diharapkan dapat menuntaskan seluruh potensi titik api secara cepat, menjaga kualitas udara, serta memastikan seluruh aktivitas pembangunan infrastruktur IKN tetap berjalan aman dan kondusif.

*Kontributor Kalimantan Timur

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya