Berita

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar. (Foto: Istimewa)

Politik

Mendesak Pembentukan Lembaga Khusus Perampasan Aset

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 01:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

.RUU Perampasan Aset sejatinya merupakan bagian dari perangkat pemberantasan korupsi. Karena itu, pengelolaan dan pengamanan aset negara menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian serius untuk mencegah potensi penyalahgunaan.

Demikian disampaikan Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, kepada RMOL Jumat 4 September 2026.

Fickar menilai perlu ada lembaga khusus yang menangani persoalan perampasan aset guna mencegah penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaannya.


“Ada baiknya dibentuk lembaga baru yang khusus menangani perampasan aset ini,” kata Fickar.

Menurut Fickar, selain kewenangan pidana yang selama ini telah melekat pada aparat penegak hukum, perlu pula diberikan kewenangan yang bersifat keperdataan.

“Sehingga, celah untuk mempersoalkan yang tersedia menjadi tertutup. Meski tetap putusan pengadilan terbuka untuk mempersoalkannya,” kata Fickar.

Di sisi lain, Fickar menilai aspek pengawasan juga harus diperkuat untuk menjamin efektivitas pelaksanaan UU Perampasan Aset.

Selain Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai lembaga pengawas, termasuk terhadap lembaga baru tersebut, menurutnya perlu dibentuk institusi pengawas khusus yang bekerja secara sistemik.

“(Fungsinya) bisa dikerjakan pada lembaga-lembaga pengawasan yang sudah ada,” pungkas Fickar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya