Para terdakwa korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Para terdakwa korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Dalam persidangan tersebut, mantan Direktur Bina Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag), Jaja Jaelani mengungkapkan fakta baru terkait pengajuan draf Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) penyelenggaraan ibadah haji kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Jaja menyebut draf MoU yang menyodorkan skema pembagian kuota haji tambahan 50:50 untuk haji reguler dan haji khusus ternyata disiapkan dan diajukan oleh pihak Kemenag sendiri.
Populer
Minggu, 01 November 2026 | 22:28
Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52
Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29
Selasa, 03 November 2026 | 02:41
Senin, 02 November 2026 | 20:11
Minggu, 01 November 2026 | 12:02
Senin, 02 November 2026 | 15:43
UPDATE
Kamis, 05 November 2026 | 06:29
Kamis, 05 November 2026 | 06:14
Kamis, 05 November 2026 | 06:04
Kamis, 05 November 2026 | 05:57
Kamis, 05 November 2026 | 05:43
Kamis, 05 November 2026 | 05:10
Kamis, 05 November 2026 | 04:44
Kamis, 05 November 2026 | 04:26
Kamis, 05 November 2026 | 04:22
Kamis, 05 November 2026 | 04:08