Para terdakwa korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Para terdakwa korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Dalam persidangan tersebut, mantan Direktur Bina Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag), Jaja Jaelani mengungkapkan fakta baru terkait pengajuan draf Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) penyelenggaraan ibadah haji kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Jaja menyebut draf MoU yang menyodorkan skema pembagian kuota haji tambahan 50:50 untuk haji reguler dan haji khusus ternyata disiapkan dan diajukan oleh pihak Kemenag sendiri.
Populer
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06
UPDATE
Jumat, 04 September 2026 | 14:18
Jumat, 04 September 2026 | 13:59
Jumat, 04 September 2026 | 13:33
Jumat, 04 September 2026 | 13:33
Jumat, 04 September 2026 | 13:31
Jumat, 04 September 2026 | 13:20
Jumat, 04 September 2026 | 13:12
Jumat, 04 September 2026 | 13:08
Jumat, 04 September 2026 | 13:06
Jumat, 04 September 2026 | 13:01