Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Dunia

Prabowo Bidik Lonjakan Perdagangan Indonesia-Rusia Lewat FTA EAEU

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan peningkatan signifikan perdagangan Indonesia dan Rusia melalui implementasi Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (FTA Indonesia-EAEU).

Target tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026. 

Kepala Negara mengusulkan agar Indonesia dan Rusia menetapkan target untuk menggandakan nilai perdagangan dalam periode peninjauan pertama FTA Indonesia-EAEU.


“Di forum ini, saya mengusulkan agar Indonesia dan Rusia menetapkan tantangan yang jelas bagi diri kita sendiri: melipatgandakan nilai perdagangan kita dalam periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia," ujarnya. 

Peningkatan tersebut akan ditopang oleh karakteristik ekonomi kedua negara yang saling melengkapi serta penguatan hubungan antarkomunitas bisnis.

Prabowo memaparkan, nilai perdagangan bilateral Indonesia-Rusia pada 2025 mendekati 5 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 21,7 persen dibandingkan 2024 dan 33,7 persen jika dibandingkan dengan 2023. 

FTA Indonesia-EAEU ditandatangani di St. Petersburg pada 21 Desember 2025. Perjanjian itu mencakup penghapusan atau pengurangan bea masuk pada 11.882 lini tarif, atau lebih dari 90 persen seluruh barang yang diperdagangkan.

Prabowo menegaskan Indonesia menginginkan perjanjian tersebut segera berlaku.

Untuk itu, dia menyerukan agar negara-negara anggota EAEU menyelesaikan prosedur internal masing-masing agar manfaat kesepakatan dapat segera dirasakan dunia usaha.

“Indonesia menginginkan perjanjian ini berlaku dan digunakan sesegera mungkin setelah pertukaran ratifikasi,” tegas Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya