Berita

Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG-Rupiah Kompak Merah Hari Ini

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 17:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu 2 September 2026.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di level 6.595, turun 4,1 poin atau 0,06 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Volume transaksi tercatat mencapai 64 miliar saham dengan nilai transaksi Rp16 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 2,4 juta kali, sedangkan kapitalisasi pasar mencapai Rp11.550 triliun.


Sebanyak 321 saham melemah, 282 saham menguat, dan 186 saham lainnya stagnan.

Di pasar valuta asing, rupiah juga ditutup melemah. Mengutip data Bloomberg, rupiah bergerak ke level Rp17.763 per dolar AS, melemah 19 poin atau 0,11 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan pasar keuangan masih dibayangi sejumlah sentimen, terutama eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

"Militer AS menyatakan pada Selasa malam bahwa mereka telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru terhadap Iran, dengan sasaran target-target Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di tengah eskalasi konflik yang dipicu oleh aksi saling serang pada akhir pekan," kata Ibrahim dalam risetnya.

Menurutnya, serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas penting milik IRGC.

"Pasukan AS menyerang target-target IRGC, termasuk situs pertahanan udara, sistem radar, aset dan fasilitas maritim, kemampuan penebaran ranjau, serta situs komunikasi," jelasnya.

Ia menambahkan, serangan AS tersebut juga dilaporkan menyasar kapal tanker milik pemerintah Iran.

Selain geopolitik, Ibrahim menyoroti perkembangan inflasi dalam negeri yang turut menjadi perhatian pelaku pasar.

"Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas pangan melonjak tajam pada Agustus 2026. Masalahnya, tekanan kenaikan harga pangan berpotensi masih menghantui daya beli masyarakat ke depan," kata Ibrahim.

Ia mengatakan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap kenaikan inflasi pada Agustus 2026.

"BPS mencatat bahwa makanan, minuman, dan tembakau menjadi kelompok pengeluaran yang memberi kontribusi paling tinggi terhadap kenaikan inflasi pada Agustus 2026," kata Ibrahim.

Adapun secara bulanan (mtm), inflasi umum pada Agustus 2026 mencapai 0,21 persen, meningkat dibandingkan deflasi 0,14 persen pada bulan sebelumnya. 

Sementara secara tahunan (yoy), BPS melaporkan inflasi umum mencapai 3,19 persen atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,88 persen.

Di tengah berbagai sentimen tersebut, perkembangan di Bank Indonesia (BI) juga menjadi perhatian pasar. Destry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur BI periode 2026-2031 dalam upacara pelantikan di Mahkamah Agung, Jakarta pada Rabu 2 September 2026.

Selain Destry, Aida S. Budiman juga telah dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya