Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Bersama BRI, Resep Terasi Kumbe Asal Merauke Raih Pasar Lebih Luas

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 14:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjaga tradisi kuliner lokal sekaligus menopang ekonomi keluarga bukanlah perjalanan yang mudah, terutama ketika usaha sangat bergantung pada kondisi alam dan ketersediaan bahan baku. 

Namun, hal tersebut terus dijalani Sugi Wahyuni, pemilik usaha mikro Olahan Terasi Kumbe asal Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Berangkat dari usaha warisan yang terus dipertahankan, Sugi berupaya menjaga cita rasa khas Terasi Kumbe sekaligus memastikan usahanya tetap berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga. 


Dalam perjalanan tersebut, BRI hadir melalui dukungan permodalan yang membantu menjaga keberlangsungan usaha sekaligus memperkuat kapasitas bisnisnya.

Sugi bercerita, usaha Terasi Kumbe ini merupakan warisan turun-temurun yang dirintis oleh bapak mertuanya sejak tahun 1992. 

Kini, dari seluruh anggota keluarga besar, Sugi dan keluarganya lah yang memegang tongkat estafet untuk terus memproduksi kuliner khas Merauke ini. Kekuatan utama Terasi Kumbe terletak pada komitmennya terhadap keaslian bahan baku. 

"Terasi asli Kumbe itu tidak ada bahan campuran lain. Cuma udang rebon, udang halus, sama garam saja," ungkap Sugi dikutip Selasa 1 September 2026.

Tanpa bahan pewarna maupun pengawet buatan, produk ini sepenuhnya mengandalkan garam sebagai pengawet alami. Cita rasa yang murni dan alami inilah yang membuat Terasi Kumbe dicintai pelanggan. 

Produknya kini tidak hanya berputar di Merauke, tetapi juga kerap dibawa oleh pelanggan hingga ke Tanah Merah, Boven, Makassar, bahkan ke Pulau Jawa.

Meski demikian, Sugi menyebut bahwa memproduksi terasi alami memiliki tantangan tersendiri. Berbeda dengan bahan baku industri seperti tepung yang selalu tersedia di toko, udang rebon sangat bergantung pada musim dan kondisi alam. 

Dalam setahun, udang rebon hanya keluar beberapa kali dan dalam hitungan minggu. Oleh karena itu, Sugi harus bergerak cepat memanfaatkan momen musiman tersebut dengan membeli udang rebon dalam jumlah besar sebagai stok.

Dengan tantangan dinamis tersebut, peran nyata BRI mulai dirasakan sejak tahun 2017. Pertemuan Sugi dengan Aida, seorang Mantri BRI, menjadi titik balik penting dirinya mendapatkan akses permodalan yang sangat dibutuhkannya untuk mengamankan stok bahan baku saat musim udang tiba. 

"Alhamdulillah bisa berjalan baik. Ibaratnya kan sudah ditolong," kata Sugi mengekspresikan rasa syukurnya atas dukungan finansial yang diterimanya.

Tidak hanya membantu kelancaran operasional harian, dukungan pembiayaan dari BRI juga membantu Sugi memperkuat ketahanan usahanya melalui penambahan aset produktif. 

Sebagian pinjaman dimanfaatkan untuk membeli sebidang tanah yang telah ditanami sirih agar aset tersebut tetap dapat mendukung keberlanjutan usaha ke depan.

Penguatan usaha Sugi kemudian tidak berhenti pada aspek permodalan. Melalui pendekatan klaster usaha, BRI juga mendorong terbentuknya ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha dengan kebutuhan, potensi, dan peluang pengembangan yang lebih luas. 

Pendekatan ini membantu usaha seperti Terasi Kumbe untuk tumbuh tidak hanya secara individual, tetapi juga bersama komunitas usaha di sekitarnya.

Hubungan antara Sugi Wahyuni dan BRI terjalin sangat baik dan penuh keterbukaan. Sugi menceritakan bagaimana Mantri BRI senantiasa mendampingi dengan respons yang cepat dan pelayanan yang baik, serta menawarkan tambahan modal ketika melihat potensi usahanya berjalan dengan baik. 

Kemitraan yang didasarkan pada rasa saling percaya ini membuat Sugi merasa terbantu dalam mengembangkan usahanya secara bertahap dan bertanggung jawab.

Berkat ketekunan menjaga kualitas rasa alami Terasi Kumbe, reputasi Sugi Wahyuni pun kian diakui oleh pemerintah daerah. Atas rekomendasi Dinas Perikanan, ia diundang menjadi narasumber untuk melatih masyarakat di daerah terpencil seperti Tabonji dalam pembuatan terasi berkualitas.  

Terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI terus mendorong penguatan UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat. 

“BRI percaya bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi Indonesia. Karena itu, kami terus mendorong agar pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan dan berkembang, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan dan komunitas di sekitarnya,” ujar Dhanny.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya