Berita

Kopdes Merah Putih (Foto: Istimewa)

Bisnis

Keberhasilan Kopdes Harus Terlihat dari Pertumbuhan Ekonomi Desa

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 14:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah harus memastikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Kopdes memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat desa. 

Menurut Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, mendorong 
keberhasilan KDMP tidak boleh hanya diukur dari capaian pembangunan fisik, tetapi harus terlihat dari tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Kita ingin mengawal agar KDMP ke depan itu bukan hanya terpaku terhadap target-target pembangunan fisik. Tetapi harus berdampak terhadap ekosistem pembangunan ekonomi secara menyeluruh,” ujar Rahmat, Rabu, 2 September 2026.

“Kita ingin mengawal agar KDMP ke depan itu bukan hanya terpaku terhadap target-target pembangunan fisik. Tetapi harus berdampak terhadap ekosistem pembangunan ekonomi secara menyeluruh,” ujar Rahmat, Rabu, 2 September 2026.

Rahmat menilai setidaknya terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah. Pertama, pengelolaan KDMP harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis kompetensi. 

Ia menyoroti pelatihan terhadap sekitar 30 ribu pengelola KDMP yang telah dilakukan pemerintah agar tidak berhenti sebagai kegiatan administratif, melainkan segera diikuti dengan pemberdayaan dan penerapan kompetensi di lapangan.

“Kita berharap jangan sampai SDM yang sudah dilatih hampir satu bulan setengah ini ilmunya menguap. Harus segera diberdayakan secara profesional, transparan, sehingga itu berdampak terhadap manajemen Koperasi Desa Merah Putih,” tegasnya.

Kedua, KDMP harus terhubung dengan ekosistem ekonomi lokal. Rahmat mendorong keterlibatan petani, pelaku UMKM, perbankan dan BUMN, serta kementerian terkait agar koperasi menjadi hub yang mempertemukan produksi masyarakat dengan akses pembiayaan dan pasar.

“Mulai dari sektor hulunya yaitu para petani daerah, petani lokal, kemudian produksi UMKM lokal, kemudian hadir di situ BUMN perbankan untuk men-support, kemudian hadir di situ lembaga-lembaga Kementerian Perdagangan untuk mengatur pola hasil-hasil produk KDMP,” katanya.

Menurut Rahmat, keterhubungan tersebut penting agar keberadaan KDMP benar-benar menciptakan perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar, bukan sekadar menjadi lembaga yang berdiri secara administratif.

Ketiga, ia mengingatkan agar permodalan KDMP diarahkan untuk kegiatan produktif. Penggunaan modal untuk kebutuhan konsumtif, menurutnya, justru berpotensi menjadi beban yang mengganggu kesehatan koperasi dan meningkatkan risiko gagal bayar.

“Kita berharap permodalan yang diberikan itu jangan dilakukan untuk konsumtif, tapi harus digunakan untuk hal-hal yang produktif sehingga uang ini bisa berkembang,” ujarnya.

Rahmat menegaskan Fraksi PKS akan terus mendukung sekaligus mengawal implementasi KDMP agar berjalan sesuai tujuan awalnya. Ia berharap program tersebut mampu menjadi instrumen nyata untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dan memperluas manfaat pembangunan ekonomi nasional.

“Fraksi PKS dalam hal ini selalu mendukung, mengawal agar program ini berhasil, sehingga insya Allah apa yang diimpikan dan dicita-citakan oleh Pak Prabowo dan pemerintah hari ini, KDMP berjalan dengan aman,” pungkas Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat I tersebut.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya