Berita

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto (tengah) bersama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kanan). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Begini Cara Unik Kunker Ketua Demokrat Jabar di Tatar Galuh

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 06:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, memilih cara yang berbeda dan penuh kehangatan dalam melakukan kunjungan kerjanya, yakni dengan touring menggunakan sepeda motor, menyusuri Kabupaten Ciamis hingga Pangandaran pada Kamis hingga Jumat, 27-28 Agustus 2026.

Perjalanan ini bukan sekadar perpindahan dari satu titik ke titik lain. Ini adalah perjalanan silaturahmi yang tulus, menyatukan pemimpin partai dengan tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga warga biasa di sepanjang jalan.

Langkah pertama, Anton berlabuh di Kabupaten Ciamis. Di sana, ia menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Wakil Bupati Ciamis. Pertemuan itu berlangsung akrab, membahas potensi daerah, aspirasi masyarakat, dan bagaimana Partai Demokrat dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan tanah kelahiran rakyat Galuh.


Tak hanya di ruang pertemuan, Anton juga turun langsung ke jalan. Ia berhenti dan menyapa warga yang ditemuinya, bahkan sempat berjumpa dengan komunitas pengendara sepeda motor atau biker asal Ciamis. Sambutannya begitu hangat bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai sesama anak bangsa yang hadir tanpa sekat.

Malam harinya, di kediaman tokoh nasional asal Pangandaran, Susi Pudjiastuti, suasana kian terasa akrab dan bermakna. Anton datang bukan untuk berpidato, melainkan untuk bersilaturahmi, berbagi gagasan, dan menemukan kesamaan visi.

“Kami datang ke rumah Bu Susi, silaturahmi, dan alhamdulillah beliau terima dengan sangat baik. Kami bicarakan banyak hal tentang Pangandaran, potensinya, dan program Gerakan Langit Biru yang sedang kami jalankan. Ternyata, apa yang kami rencanakan, Bu Susi sudah lama melakukannya mengajak anak-anak sekolah menjaga kebersihan laut. Itu luar biasa! Artinya, kita satu arah, satu hati menjaga alam ini,” ungkap Anton dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 1 September 2026.

Dari kesamaan itulah, pintu kolaborasi terbuka lebar. Anton menyampaikan keinginan untuk bekerja sama lebih erat di masa depan, serta menegaskan bahwa Partai Demokrat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berbakti termasuk keluarga maupun kerabat dekat Bu Susi. 

Momen yang paling hangat malam itu adalah pertukaran pikiran tentang cinta terhadap tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan.

Keesokan harinya, di tengah semangat warga dan kader Partai Demokrat, Anton kembali bertemu dengan Wakil Bupati Pangandaran, H. Ino Darsono, dalam rangkaian kegiatan Gerakan Langit Biru. Dari pertemuan ke pertemuan, satu pesan yang terus mengalir: kehadiran partai politik harus bermakna, bukan hanya saat suara dibutuhkan, melainkan saat rakyat membutuhkan tenaga dan kepedulian.

Dari Ciamis ke Pangandaran, dari rumah pejabat ke rumah tokoh, dari pinggir jalan hingga ke pantai Anton Suratto membuktikan satu hal: partai politik yang baik adalah yang tahu betul wajah rakyatnya, karena ia hadir di tengah-tengah mereka.

“Bukan dengan jarak jauh kita mengenal rakyat. Tapi dengan datang, menyapa, duduk bersama, dan mendengar tanpa sekat. Itulah yang kami lakukan di Tatar Galuh ini,” tutup Anton penuh harap.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya