Berita

Ketua Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella (tengah memegang microphone). (Foto: Dok. Hanura)

Politik

Rio Capella Sebut Politisi Partai Lain Ngantre Mau Masuk Hanura

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 03:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella mengklaim sejumlah politisi dan kader partai politik lain mulai berkomunikasi serta menyatakan minat untuk bergabung dengan Partai Hanura.

Hal itu disampaikan Rio saat memimpin konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force Hanura bersama jajaran DPD, DPC, dan anggota DPRD se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kota Mataram, Selasa malam, 1 September 2026.

"Beberapa orang dari partai lain sudah menghubungi saya. Di antaranya ada yang masih menjabat sebagai anggota DPRD aktif dari fraksi partai lain," ujar Rio.


Rio menjelaskan, ketertarikan para tokoh politik tersebut muncul seiring masifnya kerja-kerja konsolidasi organisasi yang diinstruksikan Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) hingga ke tingkat daerah.

"Kerja-kerja politik yang kami jalankan membuat Hanura mulai diamati. Publik dan para tokoh melihat ada keseriusan dan semangat baru yang berbeda," ungkap mantan Sekjen Partai Nasdem itu.

Mantan Gubernur Bengkulu tersebut menegaskan, Hanura terbuka lebar menerima politisi potensial yang ingin berjuang bersama, termasuk memberikan posisi strategis dalam pencalegan.

"Jika di partai lama mereka tidak mendapat tempat atau nomor urut bagus, di Hanura kita siapkan di nomor urut satu," tegas Rio.

Rio mengapresiasi kesiapan DPD Hanura NTB di bawah kepemimpinan Ahmad Dahlan yang hampir menyelesaikan 100 persen kepengurusan hingga tingkat kecamatan (PAC). Ia optimistis Hanura kembali merebut kursi di Senayan pada Pemilu 2029 mendatang.

"Januari 2027 kandang Hanura dibuka, 100 persen struktur di provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan selesai lengkap. Hanura siap mengaum keras," tutupnya.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya