Berita

Ilustrasi. (RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Neraca Dagang RI Surplus 120 Juta Dolar AS pada Juli 2026 Usai Dua Bulan Defisit

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 15:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami surplus pada Juli 2026 sebesar 120 juta dolar AS, setelah sempat mengalami defisit selama dua bulan berturut-turut.

“Pada Juli tahun 2026, neraca perdagangan barang mengalami surplus sebesar 0,12 miliar dolar AS,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers, Selasa 1 September 2026.

Ateng mengatakan, surplus tersebut terutama ditopang oleh kinerja perdagangan nonmigas yang mencatat surplus sebesar 3,10 miliar dolar AS.


Sejumlah komoditas menjadi penyumbang utama surplus perdagangan nonmigas, yakni lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15), bahan bakar mineral (HS 27), serta besi dan baja (HS 72).

Di sisi lain, neraca perdagangan migas masih mengalami defisit. Pada Juli 2026, defisit perdagangan migas tercatat sebesar 2,98 miliar dolar AS.

Adapun surplus periode ini dipengaruhi oleh kinerja ekspor yang tercatat 26,22 miliar dolar AS, sementara impor sebesar 26,09 dolar AS pada Juli 2026.

Indonesia mencatat nilai sebesar 26,22 miliar dolar AS sepanjang Juli 2026. Realisasi tersebut meningkat 6,05 persen dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 24,72 miliar Dolar AS.

Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh ekspor nonmigas yang tumbuh 6,84 persen secara tahunan (year on year/yoy), dari 23,80 miliar dolar AS menjadi 25,43 miliar dolar AS.

Sementara itu, ekspor migas justru mengalami penurunan 14,58 persen secara tahunan, dari 920 juta dolar AS pada Juli 2025 menjadi 790 juta dolar AS pada Juli 2026.

Berdasarkan sektor, ekspor nonmigas menunjukkan kinerja yang beragam. Ekspor industri pengolahan tercatat sebesar 21,76 miliar dolar AS, naik 6,03 persen dibandingkan Juli 2025 yang sebesar 20,52 miliar dolar AS.

Ekspor sektor pertambangan dan lainnya mencapai 3,10 miliar dolar AS, meningkat 14,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,70 miliar dolar AS.

Sementara itu, ekspor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat 570 juta dolar AS, turun 1,84 persen dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 580 juta dolar AS.

Pada periode yang sama, nilai impor Indonesia mencapai 26,09 miliar dolar AS. Angka tersebut melonjak 27,02 persen dibandingkan Juli 2025 yang tercatat sebesar 20,54 miliar dolar AS.

Impor tersebut terdiri dari migas sebesar 3,77 miliar dolar AS, yang meningkat 49,91 persen secara tahunan, serta impor nonmigas sebesar 22,33 miliar dolar AS atau tumbuh 23,83 persen secara tahunan.

Berdasarkan penggunaan, impor barang konsumsi tercatat sebesar 2,24 miliar dolar AS atau meningkat 10,50 persen dibandingkan Juli 2025.

Selanjutnya, impor bahan baku/penolong mencapai 18,76 miliar dolar AS atau naik 32,33 persen.

Adapun impor barang modal tercatat sebesar 5,10 miliar dolar AS, meningkat 17,38 persen dibandingkan Juli 2025 yang sebesar 4,34 miliar dolar AS.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya