Berita

Ketua DPR Puan Maharani. (Repro YT TV Parlemen)

Politik

Puan Maharani:

DPR Terima 9.205 Pengaduan Masyarakat Sepanjang 2025-2026

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 13:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR menerima sebanyak 9.205 pengaduan masyarakat sepanjang periode 15 Agustus 2025 hingga 13 Agustus 2026. 

Hal itu diungkapkan Ketua DPR Puan Maharani dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Khusus dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 1 September 2026.

"Terdiri atas 7.055 pengaduan melalui surat, 2.011 pengaduan melalui website, dan 139 pengaduan melalui AKD," kata Puan.


Puan memastikan, seluruh aspirasi masyarakat tersebut tidak didiamkan, melainkan langsung diteruskan kepada masing-masing AKD. 

Pengaduan tersebut kemudian ditindaklanjuti dan dijadikan rekomendasi yang diserahkan kepada pemerintah. 

Selain menerima pengaduan, Ketua DPP PDIP ini juga memaparkan kinerja dewan sepanjang tahun sidang 2025-2026. Tercatat, DPR RI telah menyelenggarakan total 1.377 rapat. 

Secara rinci, rapat tersebut terdiri atas 332 rapat terkait fungsi legislasi, 309 rapat fungsi anggaran, dan 736 rapat fungsi pengawasan. 

DPR juga telah menyelesaikan berbagai tahapan uji kelayakan (fit and proper test), persetujuan, hingga pemberian pertimbangan untuk calon pimpinan lembaga dan duta besar.

Selain itu, Puan juga menyoroti tantangan DPR RI di era keterbukaan informasi dan teknologi digital saat ini. 

Menurut Puan, jarak antara rakyat dan wakil rakyat kini semakin pendek karena aspirasi dapat disampaikan dalam hitungan detik. 

Kondisi ini membuat kebijakan dewan diawasi secara lebih terbuka dan masyarakat memiliki ruang yang luas untuk terlibat dalam perbincangan publik. 

Atas dasar itu, Puan mengingatkan seluruh anggota dewan tentang makna sejati demokrasi. 

"Demokrasi bukan hanya tentang hak untuk berbicara, tetapi juga kesediaan untuk mendengar, bukan sekadar mempertahankan perbedaan, tetapi kemampuan mengolah perbedaan menjadi keputusan bagi kepentingan bersama," kata Puan.

Lebih jauh, Puan mengingatkan bahwa setiap langkah yang diambil di Senayan harus bermuara pada kepentingan publik. 

"Sehingga setiap undang-undang yang dibentuk, setiap rupiah anggaran negara yang disetujui, dan setiap kebijakan pemerintah yang diawasi harus memiliki tujuan yang sama: menghadirkan keberpihakan kepada rakyat dan kesejahteraan rakyat," demikian Puan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya