Berita

Pendampingan LPA2I IPB University kepada PT Prima Nur Panurjwan (PNP) dalam program penghijauan di kawasan Dermaga Serbaguna Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (Foto: Humas IPB University)

Nusantara

Penghijauan Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok Diusulkan Pakai Tanaman Buah

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 06:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

IPB University melalui Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) Bidang Pengembangan Tani dan Nelayan, memberikan pendampingan kepada PT Prima Nur Panurjwan (PNP) dalam program penghijauan di kawasan Dermaga Serbaguna Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Pendampingan dilakukan dengan menghadirkan Guru Besar Pemuliaan Tanaman IPB University, Prof Sobir, untuk memberikan rekomendasi ilmiah terkait pemilihan tanaman buah yang sesuai dengan karakteristik lingkungan pelabuhan.

Kegiatan pendampingan diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan, kesesuaian lahan, serta potensi media tanam yang dapat digunakan, baik dalam pot maupun secara langsung di tanah.


Prof Sobir menjelaskan, pemilihan tanaman di kawasan pelabuhan tidak hanya didasarkan pada nilai estetika, tetapi perlu mempertimbangkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan pesisir.

Kawasan pelabuhan memiliki tantangan tersendiri, antara lain paparan angin laut, suhu yang relatif tinggi, salinitas, keterbatasan ruang tanam, serta kondisi lahan yang berbeda dari kawasan budi daya pada umumnya.

“Tanaman yang dipilih harus memiliki daya adaptasi yang baik terhadap kondisi panas, kekeringan, paparan angin, dan salinitas. Di sisi lain, tanaman juga perlu memiliki karakter pertumbuhan yang dapat dikendalikan agar sesuai dengan keterbatasan ruang di kawasan pelabuhan,” jelas Prof. Sobir dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, tanaman buah juga dapat menjadi bagian dari pendekatan penghijauan yang memberikan manfaat ekologis sekaligus manfaat langsung bagi lingkungan sekitar. Kemampuan tanaman dalam menyerap karbon menjadi salah satu pertimbangan, mengingat kawasan pelabuhan merupakan area dengan aktivitas dan mobilitas yang tinggi.

Pendampingan ini dilakukan atas permohonan PT Prima Nur Panurjwan, anak perusahaan PT Samudera Indonesia, yang tengah mencari jenis tanaman buah yang tepat untuk dikembangkan di lingkungan perusahaan. 

Managing Director PT Prima Nur Panurjwan, Bian Adiantoro, menyampaikan bahwa pemilihan tanaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghijauan, tetapi juga mempertimbangkan keberadaan tamu internasional yang berkunjung ke perusahaan.

“Kami sedang mencari tanaman buah yang cocok untuk ditanam di kawasan perusahaan, sekaligus bisa menjadi bagian dari lingkungan yang kami tampilkan ketika ada tamu internasional berkunjung. Jadi, kami ingin tanaman yang tidak hanya bagus secara visual, tetapi juga memiliki nilai dan bisa memberikan manfaat nyata,” ujar Bian.

Berdasarkan hasil survei dan kajian lapangan, sawo, srikaya, sirsak, dan jambu biji varietas getas merah menjadi beberapa tanaman yang direkomendasikan. 

Sawo dan srikaya dinilai memiliki toleransi yang baik terhadap kondisi lingkungan dengan salinitas dan kekeringan, sementara sirsak dan jambu biji juga memiliki karakter pertumbuhan yang relatif sesuai untuk lokasi dengan keterbatasan ruang. Asam jawa dapat menjadi alternatif karena memiliki ketahanan terhadap kekeringan, meskipun toleransinya terhadap salinitas tergolong sedang.

Dari sisi pemeliharaan, LPA2I IPB University turut merekomendasikan penerapan teknik yang efisien, seperti penggunaan pupuk dengan interval pemberian yang lebih panjang serta pemanfaatan mulsa karpet untuk menjaga kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan gulma. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meminimalkan kebutuhan tenaga dan biaya perawatan di tengah tingginya aktivitas kawasan pelabuhan.

Rekomendasi tanaman dan teknik pemeliharaan yang dihasilkan diharapkan menjadi acuan bagi PT Prima Nur Panurjwan dalam mewujudkan program penghijauan yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan di kawasan Dermaga Serbaguna Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya