Berita

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. (Foto: Istimewa)

Politik

LaNyalla Mahmud Mattalitti:

Di Bawah Kepemimpinan Gus Kikin, PBNU Makin Solid Kawal Kedaulatan Ekonomi

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 01:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyambut baik terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Senator asal Jatim ini menilai sosok Gus Kikin sebagai figur yang tepat untuk menjawab harapan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan peran historis dan ekonomi NU bagi bangsa.

Dalam pidato penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Presiden Prabowo menaruh harapan besar agar NU terus menjadi penentu stabilitas nasional, perdamaian, serta bersinergi mewujudkan kemakmuran dan keadilan yang menyentuh hingga ke akar rumput. 


LaNyalla menegaskan bahwa profil Gus Kikin yang memadukan kapasitas ulama dan wirausahawan sangat relevan untuk menerjemahkan visi besar Presiden Prabowo tersebut ke dalam kerja nyata organisasi.

"Harapan Presiden bahwa 'tidak ada kemakmuran tanpa keadilan', serta dorongan kuat untuk memberdayakan jaringan pesantren, menemukan momentumnya pada kepemimpinan Gus Kikin. Dengan latar belakang beliau, PBNU akan semakin solid mengawal keadilan ekonomi dan memastikan program-program kesejahteraan umat terdistribusi secara merata di seluruh pelosok negeri," tegas LaNyalla kepada wartawan di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

Optimisme tersebut didasarkan pada rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, dan kiprah strategis Gus Kikin, yang memiliki akar tradisi keulamaan yang kuat dan dipadu dengan jiwa entrepreneurship yang ditunjukkan saat menjadi pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur tahun 2000 hingga 2013. 

“Gus Kikin juga konsisten menyerukan pesan perdamaian, mengedepankan ukhuwah, dan menunjukkan kepatuhan mutlak pada nilai-nilai luhur kiai sepuh. Sikap pengayom ini memperkokoh posisi NU sebagai jangkar rekonsiliasi yang diterima oleh semua pihak,” tukas Ketua DPD RI ke-5 itu.

Di akhir pernyataannya, anggota Dewan Penasehat KADIN Indonesia itu menegaskan kesiapannya sebagai wakil daerah di DPD RI untuk terus menjalin sinergi strategis dengan kepengurusan PBNU yang baru. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengawal kebijakan-kebijakan publik yang berpihak pada kesejahteraan kerakyatan dan memastikan pemberdayaan umat berjalan optimal.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya