Berita

Dialog Publik bertema “Generasi Muda, Literasi Digital dan Masa Depan Energi Berkelanjutan Indonesia” yang digelar di Aula Galampano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Anak Muda Didorong Manfaatkan Kreativitas Digital untuk Dukung Transisi Energi

SABTU, 29 AGUSTUS 2026 | 23:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peran generasi muda dalam menghadapi tantangan literasi digital, ketahanan energi, dan transisi menuju energi berkelanjutan menjadi sorotan dalam Dialog Publik bertema “Generasi Muda, Literasi Digital dan Masa Depan Energi Berkelanjutan Indonesia” yang digelar di Aula Galampano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan Saptanawasena Indonesia tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, legislatif, akademisi, organisasi masyarakat, serta generasi muda untuk membahas tantangan sekaligus peluang Indonesia dalam mewujudkan kemandirian energi dan mempercepat transisi energi baru dan terbarukan (EBT).

Perwakilan Yayasan Saptanawasena Indonesia, Samsudin, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kebijakan energi nasional saat ini tidak dapat dilepaskan dari dinamika geopolitik global. Ketegangan dan perubahan konstelasi ekonomi-politik dunia turut memberikan dampak terhadap ketahanan energi Indonesia.


“Situasi geopolitik global memberikan dampak terhadap kebijakan dan ketahanan energi nasional. Karena itu, Indonesia harus mampu mempercepat transisi energi sekaligus membangun kemandirian energi nasional,” kata Samsudin, dikutip Sabtu 29 Agustus 2026.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Muna, Muhammad Rahim, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan transisi energi menuju energi baru dan terbarukan.

Menurut Rahim, generasi muda tidak cukup hanya menjadi pengguna energi dan teknologi, tetapi harus mampu menjadi bagian dari solusi melalui gagasan, inovasi, dan peningkatan literasi energi.

“Generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan daerah. Termasuk dalam isu transisi energi baru terbarukan dan peningkatan literasi energi,” kata Rahim.

Salah satu narasumber, Muhammad Asrul, dalam dialog tersebut menyoroti pentingnya menempatkan pengelolaan sumber daya alam (SDA) Indonesia berdasarkan amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945.

Asrul mengatakan, pengelolaan energi dan sumber daya alam harus diarahkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan semata-mata berorientasi pada eksploitasi ekonomi.

“Pengelolaan sumber daya alam Indonesia harus bertumpu pada landasan Pasal 33 UUD 1945. Energi harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ungkap Asrul.

Ia juga menyoroti masih besarnya ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil, sementara pengembangan energi baru terbarukan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari regulasi, kepastian kebijakan hingga proyeksi investasi jangka panjang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya