Berita

Emmanuel Nchimbi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Wakil Presiden Tanzania/Net

Dunia

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

SABTU, 29 AGUSTUS 2026 | 08:18 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Langkah politik yang sangat mengejutkan terjadi di Tanzania ketika Wakil Presiden Emmanuel Nchimbi secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya.

Keputusan bersejarah ini mencetak lembaran baru sebagai insiden pertama kalinya seorang wakil presiden meletakkan jabatannya di negara kawasan Afrika Timur tersebut.

Langkah drastis ini diambil hanya berselang beberapa pekan setelah ia dikabarkan mengalami keretakan hubungan yang cukup serius dengan Presiden Samia Suluhu Hassan.


Politisi berusia 54 tahun itu memutuskan lengser kurang dari sepuluh bulan setelah resmi dilantik pada November lalu. Pelantikan tersebut sebelumnya merupakan hasil dari pemilu kontroversial pada Oktober tahun lalu yang diwarnai berbagai sengketa serta protes keras publik.

Melalui akun media sosialnya, Nchimbi mengungkapkan bahwa ia memilih mundur demi memenuhi janji pribadinya kepada sang presiden jika sewaktu-waktu diinginkan untuk mundur demi perubahan.

Keretakan hubungan di antara kedua pemimpin puncak ini diduga kuat bermula dari pandangan politik yang berbeda, terutama setelah Nchimbi secara terbuka mendesak masyarakat Tanzania untuk memperjuangkan konstitusi baru sebelum 2030.

Ia menilai reformasi konstitusi tersebut sangat esensial untuk mengatasi berbagai bentuk ketidakadilan, memperkuat penegakan hak asasi manusia, serta memperbaiki tata kelola demokrasi di negara tersebut.

Sebagai informasi, Nchimbi bukanlah figur sembarangan dalam peta politik nasional Tanzania.

Ia memiliki rekam jejak panjang sebagai mantan Sekretaris Jenderal partai berkuasa Chama Cha Mapinduzi (CCM) serta pernah memegang sejumlah portofolio penting seperti Menteri Informasi, Menteri Dalam Negeri, hingga tugas diplomatik sebagai duta besar.

Dengan mundurnya Nchimbi dari panggung pemerintahan, ia berencana sepenuhnya pensiun dari kehidupan publik.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya