Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

SABTU, 29 AGUSTUS 2026 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasuki tahap yang lebih konkret. Dari hasil pemetaan terhadap 1.074 perusahaan, sekitar 290 perusahaan telah diselesaikan atau ditutup dalam satu setengah tahun terakhir.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria, mengatakan penataan tersebut dilakukan berdasarkan fundamental business review terhadap perusahaan BUMN satu per satu.

Setiap perusahaan dinilai menggunakan sejumlah parameter, mulai dari benchmark global, model bisnis, sumber dan komposisi pendapatan, struktur biaya, kondisi serta pangsa pasar, hingga kemampuan internal perusahaan.


Hasil kajian kemudian menentukan langkah berbeda untuk setiap perusahaan. Perusahaan yang dinilai sudah tidak memiliki prospek dapat dilikuidasi. Perusahaan yang bukan bisnis inti tetapi masih memiliki nilai dapat didivestasi, sedangkan perusahaan dengan bisnis serupa diarahkan untuk dikonsolidasikan.

“Perusahaan-perusahaan ini masuk proses konsolidasi (merger) sehingga punya size yang cukup kompetitif,” kata Dony dalam wawancara yang disiarkan CNBC Indonesia baru-baru ini, dikutip redaksi Sabtu 29 Agustus 2026.

Konsolidasi antara lain dilakukan terhadap lima perusahaan aset manajemen. Danantara juga tengah menggabungkan 23 perusahaan kawasan industri menjadi Danantara Industrial Estate dengan total lahan sekitar 35 ribu hektare.

Langkah serupa dilakukan di sektor kesehatan melalui konsolidasi sejumlah rumah sakit. Sementara di sektor logistik terdapat 16 perusahaan dan 15 perusahaan asuransi yang masuk dalam pemetaan untuk dikonsolidasikan.

Bagi perusahaan yang masih memiliki prospek, tetapi membutuhkan pembenahan, Danantara menempuh restrukturisasi. Langkah tersebut mencakup penataan keuangan, perubahan model bisnis hingga pembenahan organisasi.

Menurut Dony, restrukturisasi keuangan dapat dilakukan melalui sejumlah aksi korporasi, seperti penambahan modal, restrukturisasi kredit, maupun haircut. Sementara restrukturisasi bisnis diarahkan pada perubahan model usaha dan organisasi agar perusahaan lebih sehat dan kompetitif.

“Nah inilah yang sudah dilakukan selama satu setengah tahun, yang hasilnya bahwa kita sudah menyelesaikan kurang lebih 290 perusahaan yang sudah kita selesaikan atau kita tutup,” ujar Dony.

Penataan tersebut akan terus dilanjutkan hingga jumlah perusahaan BUMN menjadi jauh lebih ramping. Dari 1.074 perusahaan yang teridentifikasi pada awal pemetaan, Danantara menargetkan hanya tersisa 254 perusahaan hingga akhir 2026.

“Kita berharap sampai dengan akhir tahun ini perusahaan dari 1.074 itu tinggal menjadi 254 perusahaan yang solid, strong, dan semuanya untung,” kata Dony.

Target tersebut menunjukkan bahwa transformasi BUMN tidak semata-mata mengejar pengurangan jumlah perusahaan. 

Danantara ingin membangun struktur BUMN yang lebih sederhana, dengan perusahaan yang memiliki skala usaha lebih besar, daya saing lebih kuat, serta mampu mencetak keuntungan.

Dengan demikian, penataan BUMN diarahkan untuk mengubah struktur perusahaan negara yang sebelumnya tersebar menjadi lebih terkonsolidasi, efisien, dan memiliki kekuatan bisnis yang lebih besar.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya