Berita

Ketua Banggar DPR Said Abdullah. (Foto: Istimewa)

Politik

Banggar DPR Minta Target RAPBN 2027 Dikaji Ulang

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 15:28 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sejumlah target pembangunan dalam RAPBN 2027 dinilai perlu dikaji ulang agar lebih mencerminkan kondisi ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah menyoroti target pertumbuhan ekonomi, rasio gini, tingkat pengangguran, hingga proporsi tenaga kerja formal.

Dalam pengantar rapat kerja penyampaian pokok-pokok RUU APBN 2027, Said menyebut sejumlah target pemerintah sudah terlalu dekat dengan capaian terbaru Badan Pusat Statistik (BPS).


"Intinya, ke depan APBN harus memuat; setiap program ada kejelasan tujuan, setiap program harus bisa diukur dampaknya, dan berkorelasi langsung dengan pertumbuhan, pemerataan, serta keadilan ekonomi," demikian pokok pandangan tersebut, Kamis, 27 Agustus 2026.

Banggar menyoroti target pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6 persen, sementara rentang yang disepakati dalam KEM-PPKF Juni lalu mencapai 5,8-6,5 persen.

"Mungkinkah kita pikirkan ulang, semisal targetnya sedikit bertambah," ujar Said.

Rasio gini juga dinilai perlu dikoreksi. Saat ini berada di angka 0,368, sedangkan target RAPBN 2027 berada di rentang 0,362-0,367.

Pada indikator pengangguran, BPS mencatat 4,68 persen, sementara target 2027 berada di rentang 4,30-4,87 persen. Banggar meminta batas atas target tersebut kembali dipertimbangkan.

Sementara proporsi tenaga kerja formal per Mei 2026 telah mencapai 40,7 persen, hanya sedikit di bawah target 2027 sebesar 40,8 persen.

"Padahal Februari 2024 lalu kita sudah di posisi 40,83 persen, harusnya target kita bisa lebih besar lagi," jelasnya.

Banggar juga menekankan kualitas data sebagai dasar kebijakan APBN, termasuk meminta BPS memvalidasi ulang data sosial ekonomi menyusul protes terkait perubahan posisi desil.

Di sisi fiskal, Banggar menyoroti belanja negara RAPBN 2027 sebesar Rp4.097,2 triliun. Besarnya belanja tersebut dinilai harus memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian dan diimbangi pendapatan negara yang memadai.

Banggar mencatat target PPh naik Rp64,8 triliun dan PPN Rp132,8 triliun, sementara PNBP turun menjadi Rp517,4 triliun dari outlook 2026 sebesar Rp575 triliun.

Banggar juga mengingatkan pemerintah menjaga defisit fiskal 2027 di level 2,4 persen sebagai bagian dari peta jalan menuju APBN berimbang.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya