Berita

Aktivis gerakan reformasi 1998 Yogyakarta, Supriyanto alias Antok Rode.(Foto: Istimewa)

Politik

Aktivis 98 Puji Dasco Dkk Gercep Putuskan Pengesahan RUU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 15:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keputusan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan DPR lainnya terkait pengesahan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026, diapresiasi aktivis gerakan reformasi 1998 Yogyakarta, Supriyanto alias Antok Rode.

Penegasan Dasco tersebut disampaikan di depan Aliansi Mayarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR Ri Senayan Jakarta pada Kamis 27 Agustus 2026.

“Jadi sebetulnya keinginan Pemerintah dan harapan rakyat sebetulnya sudah sama, sudah nyambung barang ini," kata Anto Rode yang juga salah satu pemrakarsa 98 Resolution Network di Jakarta.


Ia juga mengajak segenap elemen bangsa untuk menggunakan hak berpendapat dengan baik, sikap kritis tidak hanya kepada pihak di luar kalangan aktivis tetapi juga ke dalam lingkaran aktivis.

"Karena banyak disinformasi, fitnah dan kebencian mengadu domba masyarakat dan institusi negara yang berkembang di media sosial. Pihak yang tidak bertanggung jawab selalu membuat gaduh dengan information laundering di media sosial," kata Anto Rode.

Parahnya lagi, informasi palsu direproduksi terus menerus melalui meme, screenshot judul berita dari media yang tidak jelas dan video editan yang sengaja menyesatkan dan mengeksoploitasi emosi publik, diviralkan melalui media sosial, yang kemudian diamplifikasi media arus utama, influencer dan mendapat legitimasi dari intelektual partisan yang tidak objektif lagi.

Fenomena information laundering perlu disikapi dengan kritis dan harus dilawan karena sangat membahayakan demokrasi dengan merusak kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga demokrasi, jurnalisme tradisional, dan kebijakan pemerintah.

Maka harapan dari eksponen aktivis 98 Yogyakarta, pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman yang berat untuk pelaku kejahatan korupsi, seperti kasus mantan Jampidsus Febri Ardiansyah dapat menangkal framing negatif terhadap upaya pemberantasan korupsi dan keseriusan pemerintah dalam melakukan penyitaan aset hasil kejahatan korupsi tanpa impunitas.

"Sehingga operasi information laundering dapat dikatakan gagal untuk memicu konflik antara masyarakat dengan apparat pemerintah maupun konflik horizontal sesama masyarakat yang pro dan kontra dengan kebijakan Pemerintahan Prabowo Gibran," pungkas Anto Rode yang merupakan mantan Ketua Umum Serikat Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (SM UII) Yogyakarta ini.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya