Berita

Siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok, Zaahira Ramadhani (13). (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kisah Zaahira, Merajut Asa dan Menemukan Ketenangan di Sekolah Rakyat Solok

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 15:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bagi Zaahira Ramadhani (13), Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat untuk menuntut ilmu. Di sana, anak asal Solok ini menemukan ruang untuk belajar, beribadah, sekaligus menata kembali mimpinya.

Zaahira tumbuh dalam keluarga besar dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas. Setelah kedua orangtua kandungnya berpisah, keluarganya bertambah dengan hadirnya ayah dan saudara tiri.

Kini, Zaahira tinggal bersama ibu, ayah tiri, tiga saudara kandung, dan empat saudara tiri. Mereka menempati rumah berdinding kayu bekas berukuran sekitar 5x3 meter di Koto Gaek.


Rumah yang sempit harus menampung banyak anggota keluarga. Suasana pun kerap ramai oleh tangisan adik, percakapan anggota keluarga, hingga suara dari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut membuat Zaahira kesulitan mendapatkan ruang yang tenang untuk belajar dan beristirahat.

Di tengah keterbatasan itu, Zaahira memilih menjalaninya tanpa banyak mengeluh. Harapannya mulai menemukan jalan ketika ia diterima di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok.

Kehidupannya pun perlahan berubah. Di sekolah berasrama tersebut, Zaahira memiliki kamar sendiri, jadwal belajar yang lebih teratur, serta lingkungan yang mendorongnya semakin dekat dengan agama.

"Dulu jarang sholat. Sekarang sholat lima waktu terjaga,” katanya, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Sosial (Kemensos), Kamis 27 Agustus 2026.

Bukan hanya soal pendidikan, kehidupan di asrama juga membuat Zaahira menemukan ketenangan yang sebelumnya sulit ia dapatkan di rumah.

"Di sini ada zikir, baca Al-Qur’an tiap hari, puasa juga, lebih tenang rasanya," ucapnya.

Dari ketenangan itu, semangat belajarnya ikut tumbuh. Zaahira mulai menyukai buku dan memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha dengan karier yang stabil. Ia ingin suatu hari nanti bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarganya.

“Doain orang tua dan keluarga. Rezekinya dilancarkan, supaya hidup lebih layak,” tuturnya.

Doa sederhana itu menggambarkan harapan besar seorang anak yang tumbuh di tengah keterbatasan. Ada kerinduan, dinamika keluarga, dan keinginan untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik.

Zaahira berharap dapat terus bersekolah di Sekolah Rakyat hingga jenjang SMA. Namun, ia juga percaya prestasi bisa membawanya melanjutkan pendidikan ke sekolah yang diimpikannya.

Dari rumah kayu berukuran 5x3 meter, Zaahira kini menatap masa depan dengan mimpi yang jauh lebih besar. Usianya memang masih muda, tetapi ia sudah memiliki arah dan tekad untuk mengubah hidupnya serta keluarganya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya