Berita

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. (Foto: RMOL)

Hukum

Soroti Demonstrasi, Nadiem Ingatkan Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 10:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan harapan agar aksi demonstrasi yang berlangsung di DPR RI hari ini, Kamis, 27 Agustus 2026, berjalan damai dan tanpa kekerasan.

Harapan tersebut disampaikan Nadiem menjelang agenda sidang banding terakhir yang tengah dihadapinya. Ia mengatakan, perhatian hari ini tidak hanya tertuju pada kasus hukumnya, tetapi juga pada masyarakat yang turun ke jalan menyampaikan aspirasi.

“Memang ini hari sidang terakhir saya, sidang banding terakhir saya. Tapi hari ini bukan hanya mengenai kasus saya. Tentunya banyak sekali saudara-saudara kita yang sedang turun di jalanan, sedang menyuarakan aspirasi mereka,” kata Nadiem di Pengadilan Tinggi Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.


Karena itu, ia berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat didengar tanpa diwarnai tindakan kekerasan.

“Saya berdoa dan berharap bahwa demonstrasi, aksi demonstrasi hari ini damai. Saya juga berharap sekali bahwa apa yang mereka suarakan itu didengar. Dan saya tentunya berharap tidak ada kekerasan sama sekali yang terjadi hari ini,” ujarnya.

Nadiem juga mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah berbagai persoalan yang sedang dihadapi Indonesia. Terlebih, menurutnya, masih banyak masyarakat di sejumlah daerah yang tengah menghadapi bencana.

“Memang kita dalam suatu periode waktu di mana ada juga banyak saudara-saudara kita yang mengalami bencana-bencana di berbagai daerah di Indonesia. Jadi ini sebenarnya, menurut saya, saatnya kita menjaga persatuan negara kita, menjaga persatuan negara kita dan juga saling menjaga serta saling menolong,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Nadiem menegaskan perjuangannya dalam menghadapi perkara hukum bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Ia menyebut dirinya juga berjuang agar sistem penegakan hukum di Indonesia dapat berjalan lebih baik.

“Saya juga berdiri di sini dan berjuang. Berjuang untuk keadilan, bukan hanya untuk diri saya dan keluarga saya, tapi berjuang untuk sistem penegakan hukum kita menjadi lebih baik,” katanya.

Nadiem kemudian menyinggung persoalan kriminalisasi yang menurutnya tidak hanya terjadi dalam kasus yang dihadapinya. Ia berharap kasus yang dialaminya menjadi yang terakhir.

“Kasus saya kan tidak terisolasi. Ada begitu banyak kasus kriminalisasi yang terjadi. Teman-teman media sekarang sudah mengetahui banyak sekali,” ucapnya.

Ia menegaskan hukum tidak boleh digunakan sebagai instrumen kekuasaan maupun tekanan terhadap seseorang.

“Jadi besar sekali harapan saya bahwa kriminalisasi yang saya hadapi ini adalah terakhir kalinya, yang dihadapi oleh siapapun. Itu adalah doa saya hari ini,” kata Nadiem.

Di akhir pernyataannya, Nadiem meminta masyarakat tidak hanya mendoakan dirinya yang tengah menjalani proses hukum, tetapi juga mendoakan Indonesia agar tetap bersatu di tengah berbagai persoalan.

“Saya mohon kepada masyarakat, doakan saya, tapi juga doakan seluruh negara kita pada hari ini,” tandasnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya