Berita

Rekayasa lalu lintas jelang demonstrasi 27 Agustus 2026

Presisi

Ada Demo di DPR Hari Ini, Masyarakat Diminta Perhatikan Pengalihan Arus Polisi

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Masyarakat diminta memperhatikan pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas sebelum melintasi kawasan Gedung DPR-MPR, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Agustus 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Firman Darmansyah, mengatakan arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut sejauh ini masih normal.

Namun, pengaturan dan pengalihan arus dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lapangan.


“Pengaturan maupun pengalihan arus akan dilakukan secara situasional sesuai perkembangan di lapangan,” ujar Firman.

Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami penumpukan kendaraan. Salah satunya kawasan Jalan Gatot Subroto atau pintu utama Kompleks DPR yang diperkirakan menjadi titik konsentrasi massa aksi.

Jika terjadi kepadatan di kawasan tersebut, kendaraan dari arah Pancoran menuju Slipi akan dialihkan melalui Senayan.

“Diimbau untuk memanfaatkan rute alternatif, mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin, serta tetap utamakan keselamatan berkendara. Selalu ikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan demi keamanan serta kelancaran bersama,” kata Firman.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 120 petugas untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama aksi penyampaian pendapat pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Sebanyak 60 petugas akan bertugas pada shift pertama pukul 07.00-13.00 WIB dan 60 petugas lainnya pada shift kedua pukul 13.00-19.00 WIB.

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pengaturan lalu lintas disiapkan berdasarkan tahapan pengamanan aksi yang terbagi dalam tiga zona.

Petugas Dishub ditempatkan di Zona 3 dan akan melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila terjadi kepadatan di sekitar lokasi aksi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan, khususnya yang akan melintasi kawasan terdampak aksi,” kata Budi kepada RMOL, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurut Budi, rekayasa lalu lintas akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya