Berita

Peringatan Kedubes AS agar warganya di Indonesia waspada jelang demonstrasi 27 Agustus 2026 (Kedubes AS)

Politik

Demo 27 Agustus 2026, AS Minta Warganya di Indonesia Waspada

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana demonstrasi di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 27 Agustus 2026, membuat Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga negaranya.

Dalam peringatan yang diterbitkan Rabu, 26 Agustus 2026, Kedubes AS menyebut demonstrasi kemungkinan digelar di sejumlah daerah. Di Jakarta, salah satu lokasi yang diperkirakan menjadi pusat aksi adalah Kompleks DPR/MPR di Senayan, Jakarta Pusat.

Aksi di kawasan tersebut diperkirakan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Demonstrasi berpotensi meningkatkan jumlah personel kepolisian, memicu penutupan jalan, serta menyebabkan kemacetan dan gangguan lalu lintas di sekitar lokasi.


Kedubes AS mengingatkan situasi demonstrasi dapat berubah dengan cepat, meskipun aksi awalnya berlangsung damai.

“Setiap demonstrasi, bahkan yang dimaksudkan untuk damai, dapat meningkat dan berubah menjadi kekerasan,” kata Kedubes AS dalam peringatannya.

Karena itu, warga AS di Indonesia diminta menghindari Kompleks DPR/MPR dan lokasi lain yang menjadi tempat demonstrasi. Mereka juga disarankan menjauhi kerumunan dan tidak mendekati aksi unjuk rasa.

Warga AS diminta memantau pemberitaan media lokal untuk mengikuti perkembangan terbaru. Mereka juga disarankan menyediakan waktu perjalanan lebih lama karena kemungkinan adanya penutupan jalan atau perubahan arus lalu lintas.

Selain itu, Kedubes AS meminta warganya mengikuti arahan aparat setempat dan terus memperhatikan kondisi di sekitar mereka.

Untuk mendapatkan bantuan, warga AS di Jakarta dapat menghubungi Kedutaan Besar AS melalui nomor +62-21-5083-1000 atau email [JakartaACS@state.gov](mailto:JakartaACS@state.gov).

Kedubes AS juga meminta warganya mengikuti informasi keamanan terbaru dan mendaftarkan diri dalam Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk menerima pembaruan mengenai kondisi keamanan selama berada di Indonesia.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya