Berita

Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah (IDKD) Ditjen Dukcapil Kemendagri, Agus Irawan. (Foto: Dok. Kemendagri)

Politik

Direktorat IDKD Dorong Integrasi Data Kependudukan hingga Tingkat Daerah

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 15:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penguatan integrasi dan pemanfaatan data kependudukan terus didorong hingga ke tingkat pemerintah daerah. Langkah ini krusial untuk memastikan pelayanan publik berjalan lebih cepat, tepat, dan aman sesuai kewenangan yang berlaku.

Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah (IDKD) Ditjen Dukcapil Kemendagri, Agus Irawan menegaskan, pemanfaatan data kependudukan tidak hanya berpusat di nasional, melainkan harus menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah.

"Pemerintah daerah membutuhkan informasi kependudukan yang akurat untuk mendukung pelayanan dan perencanaan pembangunan sesuai karakteristik daerah masing-masing," ujar Agus Irawan di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026 lalu.


Agus menjelaskan, Direktorat IDKD mengawal ketat aspek hak akses, integrasi data, keamanan informasi, hingga evaluasi berkala. Hal ini dilakukan agar pemanfaatan data tetap berada dalam koridor hukum dan perlindungan privasi yang ketat.

Pemanfaatan layanan digital kependudukan seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD) kini masif diterapkan di berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Brebes, Kota Palangka Raya, hingga Kabupaten Lampung Selatan. Integrasi IKD dinilai memudahkan warga mengurus administrasi publik langsung via ponsel pintar.

Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Agus berharap digitalisasi kependudukan dapat memangkas sekat birokrasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

"Keberhasilan pemanfaatan data kependudukan bukan sekadar canggihnya sistem, tapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaat nyatanya. Kami terus memperkuat koordinasi dengan Pemda agar pelayanan publik makin mudah dan pasti," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya