Berita

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam sebuah diskusi. (Foto: tangkapan layar)

Politik

PSI Anggap Budi Arie Seperti Menjebak Jokowi

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi merespons pernyataan Budi Arie Setiadi mengenai potensi terjadinya akselerasi atau percepatan sejarah dalam dinamika politik nasional sebelum 2029.

Dedek menilai pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan di tengah upaya menjaga kekompakan koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita sibuk menjaga kekompakan koalisi, dia berbicara kesiapan menghadapi percepatan siklus lima tahunan di samping Pak Jokowi,” kata Dedek lewat akun X miliknya, Rabu, 26 Agustus 2026.


Menurutnya, apabila memang terdapat isu mengenai kemungkinan percepatan dinamika politik nasional, yang semestinya digaungkan bukan kesiapan menghadapi situasi tersebut, melainkan penguatan soliditas dan kerapatan barisan.

“Kalau memang ada isu percepatan, bukan kesiapan yang harus dikumandangkan, tapi kerapatan barisan yang harus semakin dijaga,” tegasnya.

Dedek menilai pernyataan Budi Arie tersebut berpotensi menimbulkan persepsi seolah-olah ada agenda tertentu yang sedang dipersiapkan sebelum siklus politik lima tahunan 2029 berakhir.

Ia bahkan menyebut pernyataan tersebut seperti upaya menjebak mantan Presiden Joko Widodo yang saat itu berada di samping Budi Arie.

“Ini seperti menjebak Pak Jokowi,” pungkas Dedek.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya