Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. 

Investor di kawasan masih mencermati sejumlah sentimen global, mulai dari pergerakan harga minyak hingga perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pada pembukaan pasar, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,50 persen. Sementara indeks Topix menguat 0,22 persen.


Di Korea Selatan indeks Kospi melemah 0,12 persen, sedangkan Kosdaq melemah 1,08 persen.

Sebaliknya, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 menguat 0,34 persen.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong mengindikasikan pembukaan perdagangan yang lebih tinggi.

Sentimen investor di kawasan Asia masih terbagi. Penurunan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi faktor positif bagi pasar. Namun, ketidakpastian terkait peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran masih membatasi penguatan bursa.

Dari AS, Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa. Saham-saham teknologi menjadi penopang utama pasar menjelang rilis laporan keuangan Nvidia. Investor menantikan kinerja perusahaan tersebut karena Nvidia merupakan salah satu pemain utama dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga kembali turun. Imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun dan 30 tahun masing-masing turun untuk hari kedua berturut-turut. Investor masih mencermati dampak keputusan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada pekan lalu untuk memperluas program pembelian kembali obligasi Treasury.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun ke level terendah dalam sepekan. Investor cenderung mengabaikan sanksi terbaru AS terhadap Iran, sehingga tekanan terhadap harga minyak kembali meningkat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya