Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

Budiawansyah Mundur, Proyek Tanamalia Vale Bersiap Menuju Target 2029

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Blok Tanamalia tengah dipersiapkan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebagai salah satu proyek tambang nikel masa depan perusahaan. Di tengah proses tersebut, sosok yang sebelumnya banyak memaparkan perkembangan proyek itu, Budiawansyah, kini meninggalkan jajaran direksi Vale.

Budiawansyah sebelumnya menjabat sebagai Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Vale Indonesia. Ia mengajukan pengunduran diri pada 20 Agustus 2026, dengan alasan pribadi dan pertimbangan keluarga.

Pengunduran diri tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang. Perseroan juga memastikan perubahan di jajaran direksi tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha perusahaan.


Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Budiawansyah pada 20 Agustus 2026. Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menyebut keputusan tersebut merupakan pilihan pribadi yang berkaitan dengan pertimbangan keluarga.

“Pada tanggal 20 Agustus 2026, PT Vale Indonesia Tbk (Perseroan) menerima surat pengunduran diri dari Bapak Budiawansyah dari jabatannya sebagai Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Perseroan,” tulis manajemen, dikutip redaksi Rabu 26 Agustus 2026.

Sementara itu, proyek yang sebelumnya dijelaskan Budiawansyah masih terus dipersiapkan. Vale menargetkan Blok Tanamalia di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dapat mulai beroperasi pada rentang 2029-2031.

“Habis itu 2029-2031 itu Tanamalia. Harapan kita studi detail eksplorasinya berjalan di Tanamalia sehingga kita bisa memastikan lagi kandungan sumber daya dan cadangannya yang ada, dari situ sebagai dasar seberapa lama ini life of mine-nya,” kata Budiawansyah saat berbincang dengan media, Kamis 13 Agustus 2026.

Target tersebut belum menjadi kepastian karena Vale masih harus menyelesaikan tahapan eksplorasi dan kajian untuk mengetahui secara lebih detail sumber daya serta cadangan nikel di Tanamalia.

Budiawansyah sebelumnya menjelaskan, pembahasan Tanamalia belum sampai pada tahap desain proyek. Perusahaan masih harus memastikan kuantitas cadangan sebelum menentukan skala pengembangan tambang dan fasilitas pengolahan.

Tahapan tersebut juga berkaitan dengan rencana Vale membangun ekosistem baterai kendaraan listrik. Tanamalia diproyeksikan menjadi salah satu sumber bahan baku yang mendukung pengembangan rantai pasok nikel terintegrasi milik perusahaan.

Karena itu, hasil eksplorasi akan menjadi penentu penting bagi masa depan proyek. Kepastian cadangan akan menentukan umur tambang, kapasitas produksi, hingga bentuk pengembangan industri yang dapat dibangun di kawasan tersebut.

Adapun Budiawansyah memiliki perjalanan panjang di Vale. Bergabung sejak 2004, ia pernah menduduki berbagai posisi di bidang operasional tambang, keselamatan dan lingkungan, manajemen risiko, hingga hubungan kelembagaan dan perizinan.

Kini, setelah Budiawansyah meninggalkan kursi direksi, pengembangan Tanamalia tetap berjalan. Proyek tersebut akan menjadi salah satu pekerjaan penting bagi manajemen Vale untuk memastikan target produksi baru perusahaan dapat direalisasikan dalam beberapa tahun mendatang.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya