Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Bisnis

Prabowo Resmi Luncurkan PLTS 100 GWp, Investasi Capai Rp1.140 T

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 16:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan groundbreaking program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp), di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026. 

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Prabowo, didampingi Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

"Pada sore hari ini, hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi saya luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt peak," kata Prabowo.


Pada tahap awal, program tersebut dimulai melalui pembangunan 14 PLTS yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau dengan total kapasitas 5,3 GWp.

Menurutnya, penguatan kapasitas energi domestik akan membuat Indonesia lebih siap menghadapi berbagai perkembangan dan ketidakpastian global.

"Intinya 100 higawatt kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia," kata Prabowo.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut kebutuhan investasi untuk merealisasikan program PLTS 100 GWp mencapai 73 miliar dolar AS atau setara Rp1.140 triliun. 

Pengembangannya dilakukan melalui tiga konsep, yakni PLTS ground mounted di lahan terbuka, PLTS atap yang memanfaatkan atap bangunan, serta PLTS terapung yang memanfaatkan danau dan badan air.

Pemerintah memperkirakan PLTS 100 GWp dapat menghemat Rp73,9 triliun per tahun dibandingkan penggunaan pembangkit diesel, menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja, serta menurunkan emisi hingga 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon mencapai Rp6,31 triliun.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya