Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Front Persaudaraan Islam (FPI) di Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026. (Foto: Instagram Ferry)

Bisnis

Menkop Ajak FPI Perkuat Dakwah Ekonomi lewat Koperasi

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak organisasi masyarakat Islam untuk turut memperkuat dakwah ekonomi melalui gerakan koperasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekonomi yang adil dan merata.

Hal tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Front Persaudaraan Islam (FPI) di Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026. 

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Penasihat FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab, Imam Besar FPI KH Abuya Kurtubi Jaelani, serta Ketua Umum FPI Habib Muhammad Al-Athos beserta jajaran pengurus dan jamaah FPI.


Dalam kesempatan itu, Ferry mengatakan organisasi masyarakat Islam memiliki sejarah panjang dalam dakwah ekonomi di Indonesia. 

“Semangat tersebut perlu terus dilanjutkan seiring dengan upaya kita mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujar Ferry.

Ia menilai penguatan ekonomi masyarakat perlu dilakukan dengan membangun kemandirian dan memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi. Salah satunya melalui penguatan koperasi.

Ferry berharap soliditas FPI dapat menjadi bagian dari perjuangan meneruskan semangat para pendahulu dalam membangun ekonomi umat melalui dakwah ekonomi.

“Saya berharap soliditas FPI dapat menjadi bagian dari perjuangan meneruskan semangat para pendahulu melalui dakwah ekonomi, salah satunya dengan mengembalikan peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian bangsa,” katanya. 

Menurut Ferry, koperasi memiliki posisi penting dalam membangun perekonomian yang berlandaskan semangat kebersamaan dan gotong royong. Karena itu, koperasi perlu kembali diperkuat agar mampu menjadi instrumen ekonomi yang dekat dengan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk mendorong ekonomi kerakyatan sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya