Berita

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Komunikasi Seskab Tidak Banyak Jargon tapi Datanya Jelas

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan informasi mengenai penanganan dan distribusi bantuan pemerintah direspons pengamat politik Hendri Satrio.

Menurut Hensa, sapaan karibnya, penyampaian Teddy patut diperhatikan karena menggunakan informasi yang relatif konkret, mulai dari jumlah pesawat yang dikerahkan, lokasi distribusi bantuan, hingga jenis dan volume logistik yang dikirim.

“Yang saya lihat, Teddy menyampaikannya cukup sederhana. Tidak banyak jargon, datanya jelas, barang yang dikirim kelihatan, dan tujuannya juga disebut. Model komunikasi seperti ini sebenarnya memang yang dibutuhkan publik,” kata Hensa, Selasa, 25 Agustus 2026.


Meski demikian, ia menilai cara komunikasi semacam itu seharusnya tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang luar biasa. Pemerintah, menurut dia, memang semestinya mampu menjelaskan pekerjaan kepada publik secara sederhana dan terukur.

“Jadi jangan juga kemudian dianggap ini sesuatu yang sangat istimewa. Standar komunikasi pemerintah memang seharusnya seperti itu. Mungkin masalahnya, kita sudah terlalu lama menganggap sesuatu yang normal sebagai sebuah prestasi,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini pun melihat penyampaian Teddy setidaknya menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah tidak harus selalu dibungkus dengan istilah birokratis maupun jargon yang sulit diterjemahkan publik.

Menurut dia, masyarakat justru membutuhkan informasi yang lebih sederhana mengenai apa yang dilakukan pemerintah, sumber daya yang dikerahkan, ke mana bantuan disalurkan, serta apa hasil yang ingin dicapai.

“Publik itu sebenarnya tidak meminta penjelasan yang terlalu rumit. Kalau ada enam pesawat, ya sebut enam pesawat. Kalau ada puluhan ton logistik, sebut jumlahnya dan mau dibawa ke mana. Dengan begitu masyarakat bisa ikut melihat dan menilai kerja pemerintah,” katanya.

Karena itu, Hensa menilai cara Teddy menyampaikan informasi tersebut bisa menjadi salah satu contoh komunikasi pemerintahan yang lebih langsung kepada publik.

Kendati begitu, ia mengingatkan bahwa komunikasi bukan ukuran akhir dari kinerja pemerintah. Penyampaian informasi yang jelas tetap harus berjalan beriringan dengan efektivitas pelaksanaan di lapangan.

“Komunikasi yang bagus tentu positif, tetapi ujungnya tetap harus dilihat apakah barangnya sampai, apakah bantuannya tepat sasaran, apakah langkahnya cukup strategis, dan apakah persoalan di lapangan benar-benar tertangani. Jadi komunikasinya kita apresiasi, kerjanya tetap kita awasi,” pungkas Hensa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya