Berita

Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Patrice Rio Capella (tengah). (Foto: Dok. Hanura)

Politik

Prabowo Jangan Masuk Angin Tindak Dalang Karhutla

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 00:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Prabowo Subianto diminta mengambil sikap tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.


Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, sanksi berat dan tindakan hukum konkret sangat diperlukan agar pencegahan karhutla tidak sekadar menjadi wacana tahunan tanpa penyelesaian mendasar.

Hal tersebut ditegaskan Rio usai memimpin Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPP Hanura tingkat DPC se-Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel M Bahalap, Palangkaraya, Senin, 24 Agustus 2026.

Hal tersebut ditegaskan Rio usai memimpin Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPP Hanura tingkat DPC se-Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel M Bahalap, Palangkaraya, Senin, 24 Agustus 2026.

"Yang paling penting sekarang, masyarakat menunggu apakah ada tindakan keras terhadap pelaku karhutla atau tidak. Jangan sampai presiden menyatakan akan mengambil tindakan tegas, tapi setelah selesai tindakan tegasnya tidak ada," kata Rio.

Rio menilai, karhutla telah menjadi "penyakit tahunan" yang kerap berulang pada siklus Agustus hingga Oktober. Semestinya, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bersama masyarakat bisa mengantisipasi potensi bencana asap tersebut lebih dini.

"Hampir setiap tahun terjadi karhutla, tinggal besar atau kecil skala bencananya. Harusnya itu sudah bisa diantisipasi sejak awal," kritiknya.

Ia pun menyoroti dampak karhutla yang tidak hanya merugikan dalam negeri, tetapi juga mencoreng nama baik Indonesia di level internasional. Bahkan, kabut asap karhutla sempat membuat 15 sekolah di negara tetangga, Malaysia, terpaksa diliburkan.

"Selain menjadi isu nasional, ini menggambarkan wajah Indonesia di luar negeri jika terus berulang," jelas mantan Sekjen Partai Nasdem tersebut.

Oleh karena itu, Rio mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah tidak ragu menindak korporasi maupun individu yang sengaja membakar lahan demi keuntungan bisnis.

"Kalau penyebabnya berasal dari pengusaha hutan, presiden harus memberikan sanksi keras. Kalau mereka melakukan itu dan terbukti untuk kepentingan korporasi, mereka sangat pantas diberi tindakan tegas," cetusnya.

Di sisi lain, Bareskrim Polri telah menetapkan 72 tersangka perorangan dari 89 laporan polisi (LP) terkait kasus karhutla yang ditangani oleh 9 Polda, yakni Riau, Kalbar, Sumsel, Jambi, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Aceh, dan Kaltara.

Kegiatan Konsolidasi Task Force DPP Hanura di Palangkaraya ini turut dihadiri Sekretaris Task Force Hanurani Prajanto, Bendahara Indah Sri Rezeki, serta dua anggota Task Force Yossie Indra Pramana dan Ratna Ester Lumban Tobing. Hadir pula Ketua DPD Hanura Kalteng Heriadi beserta jajaran pengurus DPD dan DPC se-Kalteng.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya