Berita

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun (paling kiri). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Legislator PDIP: Soekarno Cup Membina Talenta Muda

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 22:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ajang Soekarno Cup yang diselenggarakan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan wadah bagi partai berlambang banteng moncong putih untuk membina dan menggali talenta muda dari berbagai daerah.

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan, hal tersebut menjadi salah satu alasan partainya menggelar turnamen Soekarno Cup 2026 sebagai bagian dari aktivitas nyata partai di luar momentum kampanye pemilu.

Ia mengatakan, Soekarno Cup 2026 melibatkan 16 provinsi. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang hanya diikuti delapan provinsi.


Selain itu, kesiapan tim dari daerah juga semakin baik. Hal tersebut terlihat dari persaingan yang lebih ketat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

"Dulu Jakarta itu pertandingan hari pertama bisa 5-0, 6-0. Sekarang dia tarung sampai masuk delapan besar. Artinya teman-teman di daerah semua punya kesiapan, punya keseriusan untuk mengurus bola," kata Komarudin Komarudin di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin, 24 Agustus 2026.

Legislator PDIP itu mengatakan, pembinaan tersebut juga diarahkan untuk menggali pemain dari daerah yang selama ini belum banyak terpantau.

Dari sekitar 400 talenta muda dalam ajang Soekarno Cup 2026, kata Komarudin, terdapat di antaranya yang kini dilirik klub profesional untuk bermain di Liga 3 bahkanoga 2.

"Dan ternyata kita lihat kemarin dari Maluku itu, dari kampung-kampung, ternyata pemain kalau ini dibuat dari kampung serius, itu Indonesia sebenarnya," ujarnya.

Komarudin mengatakan, proses pembinaan tersebut menjadi salah satu alasan PDIP ingin terus mengembangkan Soekarno Cup. Ia pun menegaskan bahwa sepak bola memiliki kemampuan untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

"Bola ini organisasi paling besar yang bisa mempersatukan. Bola ini tidak punya agama, tidak punya suku, tidak punya partai. Jadi bola itu menembus perbedaan dari semua sudut pandang itu. Itulah bola," pungkas Komarudin.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya