Berita

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni di KPK/RMOL

Hukum

KPK Masih Tunggu Konfirmasi Stafsus Raja Juli yang Mangkir Pemeriksaan

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 18:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu konfirmasi dari Staf Khusus Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, yang tidak hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi terkait perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penyidik masih menunggu konfirmasi dari Andi mengenai ketidakhadirannya dalam pemeriksaan pada Jumat, 21 Agustus 2026.

"Penyidik masih menunggu konfirmasinya. Karena pada prinsipnya keterangan setiap saksi adalah untuk membantu proses penyidikan dalam pengungkapan suatu perkara," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026.


Ia menerangkan, penyidik akan berkoordinasi untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Andi.

"Saksi dimaksud tidak hadir, penyidik akan koordinasikan untuk penjadwalan ulangnya," ujar Budi.

Andi dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pengurusan rekomendasi pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Kuansing.

Selain itu, penyidik juga akan mendalami rangkaian pertemuan antara Bupati Kuansing, Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli serta proses pengembalian uang yang sebelumnya diduga diberikan Suhardiman kepada Menhut.

KPK sebelumnya mengungkapkan dugaan pemberian uang sebesar 14.000 dolar Singapura dari Suhardiman kepada Sekjen PSI itu. Uang tersebut kemudian dikembalikan kepada pihak Pemkab Kuansing.

Dalam proses penyidikan, KPK menemukan dugaan adanya selisih antara nominal uang yang diberikan dengan uang yang dikembalikan. Karena itu, penyidik membutuhkan keterangan pihak-pihak yang mengetahui proses pemberian maupun pengembalian uang tersebut.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya