Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 16:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong uji coba teknologi berbahan tepung ubi sebagai alternatif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Inovasi yang Prabowo sebut "ubi bombing" itu dinilai menarik untuk dikembangkan dalam skala besar guna memperkuat penanganan karhutla.

"Menarik sekali itu bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Wah coba diproduksi dalam skala besar ya. Ajukan biaya untuk produksinya ya, kita usahakan semua upaya," ujar Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Palembang, Senin, 24 Agustus 2036.


Untuk itu, Prabowo meminta agar teknologi ubi bombong segera diuji efektivitasnya sekaligus dipertimbangkan untuk diproduksi secara massal.

"Berarti yang kita water bomb bukan water bomb ya ubi bombing. Hah? Ya kalau satu heli MI-17 bisa berapa ton? 4 ton water bombing. Mungkin 4 ton ubi serbuk atau ubi apa tepung ini kita uji coba efektif luasnya berapa ya," ucapnya. 

Inovasi tepung pemadam kebakaran tersebut sebelumnya disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Dia menjelaskan, zat berbahan baku tepung itu dapat membantu memisahkan api dari unsur oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2), sehingga berpotensi digunakan untuk mencegah maupun memadamkan api.

"Ada sejenis zat yang menggunakan bahan baku utama dari tepung yang bisa digunakan untuk mencegah Pak jadi kalau disemprot dengan alat dengan zat tersebut itu dia bisa mencegah agar antara api O2 dan CO2 itu bisa terpisah Pak," ucap Listyo.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menambahkan, inovasi tersebut merupakan temuan anggota Babinsa di Lubuklinggau. 

Namun, kapasitas produksinya masih terbatas sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut apabila akan digunakan dalam skala besar. 

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, terdapat 2.894 titik panas di 10 provinsi Sumatera, dengan konsentrasi tertinggi di Sumatera Selatan sebanyak 1.410 titik, Riau 480 titik, dan Jambi 425 titik.

Adapun luas lahan terbakar di 10 provinsi Sumatera pada 2026 mencapai 36.047,64 hektare.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya