Berita

Audiensi Pimpinan DPR bersama Masyarakat Pati di Gedung Parlemen, Senin, 24 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Forum Rakyat Pati Minta DPR Percepat RUU Perampasan Aset

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 16:11 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati meminta DPR mempercepat pembahasan RUU Perampasan Aset sekaligus memberi kejelasan mengenai perkembangan pembahasannya.

Aspirasi itu disampaikan dalam pertemuan dengan pimpinan DPR di Ruang Abdul Muis, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026. 

Pengurus Pusat Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor, Lukman Hakim, yang disebut sebagai perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati, mengatakan pihaknya ingin mengetahui sejauh mana pembahasan RUU tersebut di DPR.


"Yang pertama, poin yang akan kami sampaikan terkait dengan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, Pak. Sampai sejauh mana Bapak-bapak, Ibu-ibu Wakil Ketua DPR RI hari ini, walaupun sebenarnya ada di Komisi III, paling tidak biar kami tahu sampai sejauh mana pembahasannya. Itu poin yang pertama," ujar Lukman.

Selain RUU Perampasan Aset, Forum Komunikasi Rakyat Pati menyampaikan keresahan terkait kondisi daerah yang dinilai kurang kondusif selama setahun terakhir.

"Saya juga ikut tergerak bagaimana masyarakat Pati ini kembali pulih. Saya kira selama ini, selama satu tahun sakit, Pak. Sakit sekali. Di media sosial yang digoreng-digoreng yang kebenarannya saya kira nggak sesuai yang ada di lapangan," kata Lukman.

Ia juga meminta ketegasan terhadap sejumlah persoalan yang terjadi di Pati, termasuk aktivitas sound horeg di tengah alun-alun hingga tengah malam dan kondisi kantor DPRD yang disebut sempat diacak-acak.

"Sudah satu tahun kami diacak-acak, di media sosial yang nggak tahu kebenarannya, yang masih disangsikan kebenarannya. Kami menuntut ketegasan," tegasnya.

Forum tersebut juga meminta adanya regulasi terkait konten kreator yang membahas kondisi Pati. Lukman menilai informasi di media sosial kerap membuat pemberitaan mengenai Pati menjadi negatif.

"Jadi gorengannya itu sampai media resmi kalah, Pak. Hoaks-hoaksnya luar biasa," jelas Lukman.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Sari Yuliati, hingga Wakil Ketua Komisi VI Andre Rosiade.

Lukman menyebut Forum Komunikasi Rakyat Pati terdiri dari sejumlah komunitas, di antaranya LDII, Pemuda Pancasila, tokoh nelayan, hingga perempuan.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya