Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: X)

Dunia

Zelensky Tolak Gelar Pemilu, Takut Ukraina Terpecah Belah

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 09:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak seruan untuk menggelar pemilu di tengah perang melawan Rusia. 

Menurutnya, pelaksanaan pemungutan suara dalam kondisi perang justru berisiko memperuncing ketegangan politik dan memecah belah Ukraina.

"Saya yakin bahwa dalam perang seperti ini, penyelenggaraan pemilu merupakan risiko yang sangat besar. Pemilu saat ini ibarat tsunami bagi negara ini yang akan memecah belah Ukraina, ujarnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.


“Jika kita ingin menghancurkan negara, maka kita bisa bergerak ke arah penyelenggaraan pemilu di masa perang ini,” tambahnya.

Ukraina saat ini menangguhkan pelaksanaan pemilu selama pemberlakuan darurat militer. Kebijakan tersebut masih mendapat dukungan luas dari masyarakat. 

Namun, Zelensky sebelumnya juga menghadapi tekanan dari Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyerukan agar Kyiv menggelar pemungutan suara, meski Rusia masih melancarkan serangan rudal dan drone hampir setiap hari.

Desakan pemilu kembali mengemuka setelah mantan Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov, yang diberhentikan Zelensky, menyerukan agar dicari cara untuk menggelar pemilu. 

Fedorov tidak secara terbuka menyatakan ingin menantang Zelensky, namun langkah tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan dirinya menjadi rival politik Presiden Ukraina.

Sejumlah kendala besar membuat pelaksanaan pemilu di tengah perang tidak mudah. Pemerintah harus menentukan mekanisme pemungutan suara bagi para tentara yang berada di medan perang, jutaan warga Ukraina yang mengungsi ke luar negeri, serta masyarakat yang tinggal di wilayah yang diduduki Rusia. 

Ancaman campur tangan hingga serangan fisik dari Rusia juga menjadi kekhawatiran. Jajak pendapat menunjukkan hanya 15 persen warga Ukraina yang menilai pemilu perlu digelar sebelum perang berakhir.

Di tengah polemik tersebut, Zelensky berupaya mempertahankan dukungan pertahanan dari negara-negara Eropa. Dalam pertemuan Nordic-Baltic di Kyiv, ia mengumumkan kesepakatan drone baru dengan Norwegia untuk memperkuat kerja sama sektor pertahanan. 

Pada saat bersamaan, Rusia meningkatkan serangan menggunakan rudal balistik yang sulit dicegat, sementara Zelensky menyebut pengiriman rudal pencegat untuk sistem pertahanan udara Patriot dari Amerika Serikat telah berkurang setengah dibandingkan 2023.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya