Berita

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa bersama Roy Suryo. (Foto: RMOL)

Hukum

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gugatan praperadilan yang dilayangkan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinyatakan tidak diterima. Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menilai, permohonan Dokter Tifa tersebut gugur demi hukum.

“Menyatakan permohonan praperadilan pemohon gugur demi hukum atau setidak-tidaknya menyatakan permohonan praperadilan pemohon tidak dapat diterima,” tegas Hakim Tunggal Sulistyo Muhammad Dwi Putro dalam persidangan di PN Jaksel, Jumat, 21 Agustus 2026.

PN Jakarta Selatan menyebut tidak punya kewenangan relatif untuk memeriksa dan mengadili permohonan Dokter Tifa lantaran berkas perkara pokok sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).


Hakim turut meluruskan perdebatan status hukum Dokter Tifa yang dipersoalkan oleh tim kuasa hukumnya, apakah berstatus sebagai tersangka atau terdakwa pasca-putusan sela.

“Menimbang bahwa ketika berkas perkara sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri, maka status pemohon praperadilan adalah terdakwa, bukan lagi tersangka,” urai Hakim Sulistyo.

Atas dasar perubahan status hukum serta pelimpahan berkas perkara pokok tersebut, seluruh bukti dan dalil permohonan yang disodorkan pihak Dokter Tifa dinyatakan tidak dapat dijadikan bahan pertimbangan hukum oleh hakim praperadilan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya