Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah. (Kemenkop)

Bisnis

Koperasi Aji Tera Klaten Didorong Tembus Pasar Global

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 19:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong ekonomi kerakyatan berbasis warisan budaya. 

Hal ini ditunjukkan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf)/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, ke Koperasi Konsumen Karyama Kusuma Aji Tera (Lurik Prasojo) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 20 Agustus 2026.

Wamenkop mendorong revitalisasi peran koperasi sektor riil agar tidak sekadar berfokus pada simpan pinjam, melainkan menjadi pilar utama ekonomi nasional yang mampu membawa produk lokal menembus pasar global.


Dalam kesempatan itu, Farida menegaskan komitmen Kemenkop melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang menyalurkan pembiayaan mendukung Koperasi Aji Tera. Pembiayaan ini ditujukan agar koperasi pengrajin lurik legendaris yang berdiri sejak 1950 tersebut dapat naik kelas dan memperluas ekosistem usahanya.

"Pembiayaan ini bukan hanya agar koperasinya berjalan, tetapi kita harapkan Koperasi Aji Tera dengan Lurik Prasojo-nya bisa naik kelas hingga ke mancanegara. Kita ingin membangun ekosistem tenun dan lurik yang sama kuatnya dengan batik," ujar Farida.

Penguatan koperasi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan posisi koperasi sebagai soko guru ekonomi nasional. Ke depan, koperasi eksis seperti Aji Tera juga disiapkan sebagai mitra kolaborator bagi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang bakal diplot menjadi etalase produk-produk lokal di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Wamen Ekraf Irene Umar menyoroti potensi besar lurik di pasar internasional melalui nilai filosofis dan narasi spiritual yang terkandung di setiap motifnya. Menurutnya, konsumen global saat ini tidak hanya membeli produk busana, tetapi juga mencari cerita dan makna dari karya tersebut.

"Lurik memiliki kesederhanaan pola yang sangat bisa diterima pasar internasional. Motif garis lurus atau rintik tidak hanya sekadar visual, tetapi membawa narasi kedekatan dengan Sang Pencipta dan harapan keberkahan. Wastra kita bisa menjadi media *healing* bagi masyarakat dunia," ungkap Irene.

Sebagai langkah konkret promosi, pemerintah merencanakan kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong publikasi ragam motif Lurik Prasojo pada media penerbangan nasional serta mengintegrasikan wastra tenun ke dalam ekosistem ekonomi kreatif dan pop culture generasi muda.

Kunjungan ini ditutup dengan kesepakatan bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan pengurus koperasi untuk terus melibatkan pengrajin lokal dan kaum perempuan sebagai garda terdepan pelestari budaya dan penggerak ekonomi daerah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya