Berita

Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube The White House)

Dunia

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 07:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran setelah proses negosiasi perdamaian kembali menemui jalan buntu.

Kali ini, Trump mengumumkan operasi ekonomi besar-besaran yang ditujukan untuk memutus akses Iran terhadap dukungan keuangan dan perdagangan dari negara lain.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut langkah tersebut sebagai “operasi ekonomi paling dahsyat yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun.”


“Ini akan menjadi Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” tulis Trump, dikutip Kamis, 20 Agustus 2026.

Trump mengatakan AS akan berupaya memutus berbagai jalur keuangan dan perdagangan yang selama ini memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.

Ia juga memperingatkan negara dan perusahaan yang membantu Iran. Menurut Trump, lembaga keuangan, perusahaan, bandara, maupun entitas pemerintah yang memberikan bantuan kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat berat.

Trump secara khusus menyoroti sejumlah aktivitas yang menurutnya harus dihentikan, termasuk penyelundupan minyak, jalur transaksi keuangan, transfer uang tunai, rumah penukaran uang, pendaftaran kapal, serta penggunaan perusahaan fiktif.

“Semua ini harus dihentikan sekarang,” tegas Trump.

Trump sebelumnya mengatakan Iran telah gagal memanfaatkan peluang untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Karena itu, ia kini memilih meningkatkan tekanan melalui strategi ekonomi dan isolasi terhadap Teheran.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya