Berita

Presiden Prabowo Subianto saat sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: Setpres)

Politik

Soal Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada Pengkhianat yang Ingin Jatuhkan Presiden

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 18:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kesalahan informasi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR dan DPR diduga disengaja. 

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule menduga ada yang ingin merusak reputasi dan kredibilitas Presiden Prabowo dengan menyajikan data salah.

“Ada pengkhianat, yang bukan saja sekedar ingin merusak reputasi dan kredibilitas presiden, tapi sudah mengarah ingin menjatuhkan presiden,” kata Iwan Sumule kepada RMOL, Senin sore, 17 Agustus 2026. 


Menurut Wakil Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) ini, publik tak bisa disalahkan ketika mengkritik pidato Presiden Prabowo yang menyebut seorang pengupas bawang bernama Ibu Susana memiliki penghasilan Rp700 ribu/kg. Padahal profesi Ibu Susana adalah pemilah kain perca.

Iwan menekankan, seharusnya pada forum resmi kenegaraan apalagi berbicara terkait dengan anggaran dan program-program yang digagas, presiden tak boleh salah. 

“Terutama terkait basis data, karena semua programatik pemerintah disusun dan dibuat berdasar basis data yang tepat dan akurat,” tegas Iwan. 

Tim komunikasi presiden, dalam hal ini Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) dinilai tak bekerja maksimal dan cenderung merusak reputasi dan kredibilitas presiden. 

Padahal, Iwan mengungkap sosok Ibu Susana yang dihadirkan saat Sidang Tahunan di MPR-DPR pernah ditayangkan oleh saluran resmi akun Youtube Bakom RI yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai penjahit bahan perca. 

“Kan gile, karena sebelumnya sudah ditampilkan di medianya Bakom, tukang jahit, bukan tukang kupas bawang. Artinya, memang ada yang ingin presiden salah,” pungkas Iwan Sumule.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya