Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira. (Foto: Istimewa)

Politik

Fahira Idris:

Kemandirian Daerah Kunci Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tema HUT ke-81 Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, harus diwujudkan dengan memperkuat kemandirian daerah sebagai fondasi kemajuan nasional.

Demikian dikatakan Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris di sela-sela Peringatan HUT Ke-81 RI di Jakarta, Senin 17 Agustus 2026.

Fahira mengungkapkan, Indonesia tidak akan sepenuhnya berdaulat, adil, dan makmur apabila masih banyak daerah yang kesulitan mengoptimalkan potensinya, memiliki ruang fiskal terbatas, bergantung terlalu besar pada keputusan pusat, serta belum mampu menghadirkan pelayanan dasar dan kesempatan ekonomi yang setara bagi warganya.


“Negara akan kuat ketika daerahnya kuat, rakyatnya berdaya, pelayanan publiknya merata, dan kekayaan lokalnya benar-benar menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,”  kata Fahira.

Menurut Senator Jakarta ini, kemandirian daerah bukan berarti daerah berjalan sendiri atau pemerintah pusat mengurangi tanggung jawabnya. 

Kemandirian daerah berarti pemerintah daerah memiliki kapasitas fiskal, kelembagaan, sumber daya manusia, data, inovasi, dan ruang kebijakan yang memadai untuk mengelola potensi lokal serta menjawab kebutuhan masyarakatnya.

Pemerintah pusat tetap memiliki tanggung jawab menjaga standar pelayanan nasional, memberikan afirmasi kepada wilayah yang tertinggal, dan memastikan hubungan keuangan pusat-daerah berjalan adil. 

Dalam pidato mengenai RAPBN 2027, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan pentingnya harmonisasi kebijakan pusat dan daerah serta mengingatkan bahwa pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan kota merupakan satu kesatuan Pemerintah Republik Indonesia.

Fahira menyampaikan setidaknya terdapat enam alasan mengapa kemandirian daerah menjadi kunci mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Pertama, kedaulatan nasional bertumpu pada daerah yang kuat. Kedua, kemandirian daerah adalah jalan menuju keadilan pembangunan. Ketiga, kemandirian fiskal menentukan kemampuan daerah melayani masyarakat. 

Keempat, kemandirian ekonomi daerah mempercepat pemerataan kemakmuran. Kelima, ketahanan nasional sangat ditentukan oleh ketahanan setiap daerah. Keenam, kemandirian daerah memperkuat demokrasi, inovasi, dan akuntabilitas.

“Kemandirian daerah pada akhirnya bukan tujuan yang berdiri sendiri. Tujuan besarnya adalah memastikan rakyat di seluruh daerah memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup aman, mendapatkan pelayanan berkualitas, bekerja, berusaha, dan menikmati hasil pembangunan,” pungkas Fahira.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya