Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertindak sebagai inspektur upacara dalam upacara peringatan HUT RI di Balai Kota. (Foto; PPID).

Politik

Pramono: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 10:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.

Dalam upacara peringatan HUT RI ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertindak sebagai inspektur upacara. Ia menyampaikan, kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, terutama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan menghadirkan pembangunan yang merata dan adil bagi masyarakat.

"Hari ini kita kembali diingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan untuk dikenang dan dirayakan, melainkan amanah yang harus dijaga dan diisi dengan kerja nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Pramono.


Bagi Pemprov DKI, merdeka berarti memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat agar merasa dilindungi, aman, dan nyaman di Jakarta. Jakarta, kata dia, terus berupaya mengakselerasi untuk menjadi pusat perekonomian dan kota global.

Upaya ini dilakukan, salah satunya melalui ketahanan ekonomi yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan.

"Maka spirit untuk jaga Jakarta ini tetap kita lanjutkan dan mudah-mudahan Jakarta tetap dalam kondisi yang terkendali dengan baik," katanya.

Ia melanjutkan, perekonomian Jakarta pada triwulan kedua 2026 tumbuh sebesar 5,52 persen dan berkontribusi 16,32 persen terhadap perekonomian nasional. Selain itu, angka inflasi tetap terjaga dan terkendali yaitu 2,5 persen.

Menurut Pramono, capaian tersebut menjadi dorongan untuk memastikan kemajuan pembangunan yang dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Lebih lanjut, komitmen Pemprov DKI terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia juga tercermin dari indeks pembangunan manusia pada 2025 yang telah mencapai 85,05.

Untuk meningkatkan kualitas SDM Jakarta, sektor pendidikan menjadi prioritas utama Pemprov DKI melalui berbagai program seperti KJP, KJMU, dan pemutihan ijazah.

Selain pendidikan, peningkatan layanan kesehatan yang berkualitas juga merupakan prioritas Pemprov DKI. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan rumah sakit berstandar internasional, salah satunya di lahan eks Rumah Sakit Sumber Waras.

Pemprov DKI juga terus berupaya menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan, termasuk kemacetan, banjir, kebutuhan hunian, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, pembangunan infrastruktur Jakarta terus diakselerasi. Pemprov DKI tengah menyelesaikan pembangunan transportasi terintegrasi LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang rencananya akan diresmikan pada Agustus ini.

Selain itu, juga tengah dilakukan pengembangan MRT fase 2 rute Bundaran HI-Kota Tua, pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas, serta perluasan rute Transjabodetabek dan Transjakarta hingga Kepulauan Seribu.

Meski pembangunan infrastruktur dilakukan secara masif, Pemprov DKI juga tetap memperhatikan masalah lingkungan. Pramono mengatakan, membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan seperti persoalan sampah, kemarau panjang, dan keterbatasan air.

Gubernur juga menyebut, keberhasilan pembangunan yang dicapai harus diiringi kepercayaan publik kepada pemerintah. Jakarta pun berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.

"Capaian ini adalah bentuk akuntabilitas sekaligus amanah untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat," kata dia.

Untuk melaksanakan pembangunan jangka panjang, Pemprov DKI juga telah menyiapkan berbagai inovasi pembiayaan, salah satunya melalui skema creative financing.

"Kemerdekaan hari ini bukan lagi tentang pertempuran fisik dengan mengangkat senjata, melainkan tentang menurunkan ego untuk saling mendengar, bekerja bersama," tandas Pramono.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya