Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Purbaya Bakal Cairkan Dana Penanganan Gempa NTT

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 10:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan segera mencairkan kebutuhan anggaran untuk menangani bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikan Purbaya saat mengikuti Rapat Satuan Tugas Penanggulangan Pascabencana (Satgas Galapana) DPR RI melalui sambungan telepon, Minggu malam 16 Agustus 2026 yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati.

Menurutnya, Kementerian Keuangan siap memberikan dukungan pembiayaan, baik untuk penanganan kondisi darurat maupun proses pemulihan pascabencana.


“Buat anggota DPR semuanya yang ada di sana, sama semua yang rapat pada malam hari ini, Menteri Keuangan siap membantu kebutuhan pembiayaan di sana (NTT),” ujar Menkeu dalam keterangan tertulisnya, Senin 17 Agustus 2026.

Purbaya menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan anggaran melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk kebutuhan awal dalam menghadapi bencana.

Menurutnya, anggaran yang tersedia masih mencukupi untuk mendukung penanganan tahap awal. Jika kebutuhan bertambah, pemerintah dapat kembali menambah anggaran tersebut.

“Untuk pertama kan biasanya kita pakai dana dari BNPB yang sudah kita siapkan. Masih ada tuh Rp5 triliun kalau nggak salah ya. Mungkin sebagian terpakai tapi masih cukup. Biasanya kalau kurang kita isi langsung itu dana PNBP,” jelas Menkeu.

Ia mengatakan penanganan bencana dilakukan melalui beberapa tahapan. Anggaran BNPB digunakan terlebih dahulu untuk merespons kebutuhan darurat, sementara kebutuhan rekonstruksi dapat dipenuhi melalui dukungan anggaran berikutnya.

“Kalau untuk bencana kan nanti dari BNPB dulu, nanti kalau kurang baru kita rekonstruksi. Jadi nggak ada masalah tuh. Kalau untuk bencana ada cadangan khusus, Pak,” katanya.

Purbaya juga memastikan pemerintah memiliki dana yang bersifat on call untuk mendukung penanganan bencana ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Jadi memang dana on call untuk setiap penanganan bencana sudah stand by,” tegasnya.

Namun, Purbaya mengingatkan pembangunan kembali sejumlah fasilitas umum tidak seluruhnya dapat dibebankan kepada BNPB. Untuk kebutuhan tersebut, koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait tetap diperlukan.

“Tinggal nanti kita akan sesuai dengan kebutuhannya. Tapi kalau tadi yang fasum nggak bisa melalui BNPB tetap harus koordinasi dengan KL-nya,” ujar Menkeu.

Pemerintah pun memastikan dukungan pembiayaan akan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan penanganan gempa di NTT, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi.

Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, kementerian/lembaga, serta pihak terkait akan dilakukan agar dukungan anggaran dapat digunakan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya